Selasa 14 Mar 2023 06:34 WIB

Pengangguran di Kabupaten Cirebon Menurun jadi 8,5 Persen

Penurunan sebagai efek positif dari banyaknya investor yang menanamkan modalnya.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.
Foto: Dok Diskominfo Kabupaten Cirebon
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan signifikan pada tahun 2022 lalu. Penurunan tersebut, merupakan salah satu efek positif dari banyaknya investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Cirebon.

Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon pada 2021 lalu sebanyak 11,3 persen. Sedangkan pada 2022, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon menjadi 8,5 persen.

‘’Baiknya iklim investasi di Kabupaten Cirebon akhirnya membuat angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon menurun menjadi 8,5 persen,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, Senin (13/3/2023).

Dalam kesempatan itu, Novi bersama Bupati Cirebon Imron pun melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan di Kabupaten Cirebon. Kunjungan tersebut untuk memastikan iklim investasi berjalan positif.

 

Imron menyatakan, kunjungan itu dilakukan untuk mengetahui perkembangan perusahaan di Kabupaten Cirebon pasca Covid-19. Pemkab Cirebon pun membuka kritik dan saran dari sejumlah perusahaan, untuk mengetahu hal-hal yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki.

Imron juga memastikan hak dan kewajiban dari para pekerja, sudah dipenuhi dan dilaksanakan dengan baik. Bahkan, dari beberapa perusahaan yang dikunjungi, ada yang pekerjanya sudah mendapatkan gaji di atas UMR.

‘’Tadi saya juga wawancara dengan perusahaan. Karyawannya kebanyakan orang cirebon. Kami juga minta ke perusahaan untuk mengutamakan orang Cirebon,’’ tukas Imron.

Novi menambahkan, kunjungan ke sejumlah perusahaan itu juga merupakan bagian dari uji petik. Hal tersebut untuk mengetahui ketaatan perusahaan dalam mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement