Rabu 05 Jul 2023 07:17 WIB

Anggota Polisi Ini Ditemukan Meninggal Gantung Diri 

Diduga jasad Bripka sudah menjadi mayat sekitar lima hari lalu.

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus Yulianto
Gantung diri (Ilustrasi)
Foto: Pixabay
Gantung diri (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang anggota Satlantas Wilayah Jakarta Selatan, Bripka PS, ditemukan tewas dalam keadaan leher terikat tali di sebuah rumah kosong di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (4/7). Diduga, aksinya itu karena yang bersangkutan mengalami depresi.

Informasi ini dibenarkan oleh Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Bernard Saragih. “Ketahuan tadi siang jam sebelas lebih tiga puluh menit," ujar Bernard Saragih, kepada awak media, Selasa (4/7)

Berdasarkan foto yang diterima awak media, jasad dari Bripka PS  terlihat nampak menghitam. Hal itu lantaran Bripka PS sudah lama nyawanya melayang. Diduga jasad Bripka sudah menjadi mayat sekitar lima hari. Sehingga, kata Bernard, dapat dipastikan Bripka PS tidak membakar diri.

"Karena kejadiannya sudah lima hari yang lalu jadi mayatnya itu gosong gitu loh hitam, bukan bakar diri bukan, jadi gosong mayatnya itu. Enggak itu dari tubuhnya itu kan cairannya turun jatuh ke bawah jadi hitam karena udah lima hari kan," kata Bernard.

Saat ini pihak penyidik tengah mendalami apa motif Bripka PS mengakhiri nyawanga dengan menggantungka diri. Namun untuk dugaan sementara Bripka PS melakukan bunuh diri karena depresi. Hanya saja belum diketahui apa yang membuat Bripka PS deprsi.

“Kalau dugaan sementara kata orang itu kan saya ketemu orang tuanya itu udah lima hari yang lalu di cari-cari, depresi sepertinya," ucap Bernard.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement