Senin 16 Oct 2023 13:02 WIB

Belasan Remaja Terciduk akan Tawuran di Permukiman Warga

Dalam kondisi terikat dan bertelanjang dada, belasan remaja tersebut digiring polisi.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Belasan remaja ditangkap oleh warga dan anggota kepolisian di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ketika hendak melakukan aksi tawuran. Para remaja itu ditangkap di area permukiman warga.

Video penangkapan para remaja itu beredar di media sosial. Dalam kondisi terikat dan bertelanjang dada, belasan remaja tersebut digiring oleh polisi dan warga setempat.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, ada 12 remaja yang ditangkap dalam peristiwa tersebut. Adapun belasan remaja itu ditangkap pada Ahad (15/10/2023) dini hari.

“Betul diamankan 12 orang yang diduga akan melakukan tawuran. Ke-12 orang tersebut kami amankan di Polsek Bogor Selatan,” kata Bismo melalui pesan singkat Whatsapp, Senin (16/10/2023).

 

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa para remaja tersebut hendak tawuran menggunakan senjata tajam. Namun, Bismo mengatakan, setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya senjata tajam dari tangan 12 remaja itu.

“Dari masyarakat yang ada di lokasi pun tidak ada penyerahan senjata taham ke Polsek Bogor Selatan,” ujar Bismo.

Lebih lanjut, Bismo mengatakan, belasan remaja itu kemudian dikembalikan ke orangtuanya masing-masing. Menurutnya, penangkapan ini juga berkat masyarakat yang responsif memberikan informasi kepada pihak berwenang.

“Petugas bersama masyarakat responsif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Belum lama ini, Polresta Bogor Kota juga mengungkap dan menggagalkan sejumlah aksi tawuran bersenjata tajam sejak awal Oktober 2023. Pelaku yang mayoritas pemuda ini melakukan aksi tawuran karena dipicu provokasi baik dari media sosial maupun karena terpengaruh minuman keras.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement