Ahad 03 Dec 2023 15:27 WIB

Said Aqil Sebut Mahfud Md Cerdas dan Dikagumi Gus Dur

Kriteria seorang calon pemimpin adalah harus berlaku adil kepada masyarakat.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.
Foto: Ist
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, bahwa Calon Wakil Presiden RI Mahfud Md adalah orang yang cerdas dan dikagumi oleh mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Hal itu disampaikan Said merujuk kitab al-Ahkam al-Sulthaniyah karya Al-Mawardi terkait dengan kriteria yang harus dimiliki oleh calon pemimpin, dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

"Kalau saya lihat di fikih siyasah karangan Al-Mawardi, presiden dan wakil presiden syaratnya harus berilmu, pintar, dan cerdas. Pak Mahfud pintar tidak? Cerdas tidak? Profesor doktor ahli tata negara. Dahulu Gus Dur juga kagum kepada beliau," kata Said di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (2/12) malam.

Said mengatakan, bahwa kriteria seorang calon pemimpin adalah harus berlaku adil kepada masyarakat dan tidak tebang pilih.

 

"Kedua, pemimpin harus berlaku adil kepada masyarakat, tidak tebang pilih, tidak pandang bulu menegakkan keadilan. Pak Mahfud kira-kira pemimpin yang akan menegakkan keadilan tidak? Insya Allah. Kalau Pak Mahfud jadi wakil presiden akan memberantas korupsi dan melakukan perbaikan," katanya.

Menurut Said, kriteria ketiga adalah seorang calon pemimpin harus tidak tamak dan tidak rakus, dan tidak menumpuk harta untuk kepentingan pribadi. Selain itu, pemimpin harus berani dan tidak penakut.

"Yang keempat, pemimpin harus berani, bukan penakut. Qulil haqqa walau kana murran, akan menyampaikan kebenaran walau konsekuensinya sangat berat dan tidak disenangi orang," ujarnya.

Di sisi lain, Said mengatakan bahwa Mahfud Md. akan memenangi kontestasi politik 2024 sehingga terpilih menjadi Wakil Presiden RI.

"Pak Mahfud sahabat saya, orang Madura, Jawa Timur, sekarang masih menjabat sebagai Menkopolhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan). Insyaallah, akan memenangkan dan menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024," kata Said.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement