Senin 04 Dec 2023 14:13 WIB

Harga Cabai Merah di Pasar Kota Sukabumi Turun, Tapi Masih Tinggi

Ada beberapa komoditas yang harganya naik.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Cabai merah.
Foto: Republika/Prayogi.
(ILUSTRASI) Cabai merah.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Harga cabai merah di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau mengalami penurunan. Namun, harga komoditas tersebut masih terbilang tinggi.

Penurunan harga cabai merah ini berdasarkan pantauan petugas Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi pada Senin (4/12/2023). “Awal bulan Desember, harga cabai merah mulai turun,” kata petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki.

Baca Juga

Harga cabai merah besar TW dilaporkan turun dari Rp 90 ribu per kilogram menjadi Rp 85 ribu dan cabai merah lokal turun dari Rp 100 ribu menjadi Rp 90 ribu per kilogram. Sedangkan, harga cabai hijau besar turun dari Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu. 

Meskipun turun, harga sejumlah jenis cabai ini disebut masih tinggi atau belum kembali normal. Menurut Rifki, penurunan harga ini terjadi karena pasokan cabai ke pasar mulai bertambah.

 

Berdasarkan Diskumindag Kota Sukabumi, pada awal Desember 2023 ini ada sejumlah komoditas yang harganya naik. Di antaranya telur ayam, yang harganya naik dari Rp 27 ribu per kilogram menjadi Rp 28 ribu. 

Selain itu, bawang merah jawa, yang harganya naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram, tomat kecil harganya naik dari Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 12 ribu, serta kol yang harganya naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

Rifki mengatakan, Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau ketersediaan berbagai komoditas, juga perkembangan harganya, menjelang momen Natal dan tahun baru (Nataru). Diharapkan pasokan harga berbagai komoditas tetap normal sehingga harganya pun terjaga.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement