Senin 25 Dec 2023 05:00 WIB

Ada Spanduk 'Kami Juga Butuh Ibu Negara', Ruhut: Itu Bukan dari TPN

Narasi kampanye yang selalu dibangun TPN adalah narasi positif.

Rep: Febrian Fachri / Red: Agus Yulianto
Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ruhut Sitompul (tengah) di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ruhut Sitompul (tengah) di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Kamis (14/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramai jadi sorotan di jagat media sosial mengenai banner yang memasang  gambar Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Isu tulisannya berbau sindiran terhadap capres Prabowo Subianto yang tidak memiliki istri.

Spanduk itu bertuliskan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar-Mahfud. 'Kami tidak butuh bapak negara saja, tapi juga butuh ibu negara'. Salah satu akun X yang mengunggah konten ini adalah akun Political Jokes ID (PolJokesID).

"Gara-gara narasi pelanga pelongo, asam sulfat dll gak berhasil, keluar soal ibu negara. Emang kontes cari jodoh? Emang kontes kecantikan? Emang ngerasa sunting? Emang ngerasa kurang masih sayang?" tulis nya. Warganet lain di X pun banyak menyimpulkan bahwa sindiran lewat banner itu ditujukan oleh Prabowo.

Sementara Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ruhut Sitompul, menegaskan banner itu bukan dari pihaknya. "Yang seperti itu, saya pastikan bukan dari kami (TPN)," kata Ruhut, kepada Republika, Ahad (24/12/2023).

 

Ruhut mengatakan, narasi kampanye yang selalu dibangun TPN adalah narasi positif tanpa harus menyerang kehidupan pribadi lawan. Ruhut tidak tahu siapa oknum yang memasang banner yang menyindir pasangan lain dengan memakai gambar Ganjar-Mahfud.

"Itu upaya adu domba. Kami tidak seperti itu," ucap Ruhut.  

Belum diketahui secara pasti di mana banner 'Kami tidak butuh bapak negara saja, tapi juga butuh ibu negara' itu dipasang. Tapi tangkap layar dan fotonya sudah tersebar luas di sosial media.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement