Senin 22 Jan 2024 10:35 WIB

Surat Suara di Kabupaten Bandung yang Rusak Capai 8.876 Lembar

Kerusakan surat suara mayoritas didominasi karena sobek atau bolong

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Petugas menunjukan gambar surat suara DPR RI di Gudang Logistik KPU Kota Bekasi, Jawa Barat.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Petugas menunjukan gambar surat suara DPR RI di Gudang Logistik KPU Kota Bekasi, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung mengatakan sebanyak 8.876 surat suara mengalami kerusakan. Oleh karena itu, KPU Kabupaten Bandung akan mengajukan permohonan permintaan tambahan surat suara.

Menurut Kasubag Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kabupaten Bandung Dheny Irawan, 8.876 surat suara mengalami kerusakan dari total 13.568.200 surat suara untuk lima jenis surat suara di pemilu tahun 2024. Ia mengatakan telah mengajukan permintaan tambahan surat suara.

Baca Juga

"Surat suara rusak variatif tapi paling banyak surat suara untuk pemilihan DPRD provinsi, 4.400-an. Kedua untuk pemilihan DPR RI 2.832 surat suara rusak," ujar Dheny, Senin (22/1/2024).

Dheny mengatakan kerusakan surat suara mayoritas didominasi karena sobek atau bolong. Namun, terdapat pula surat suara yang pudar. Pihaknya, kata Dheny, telah membuat berita acara terkait kerusakan surat suara ke KPU RI dan KPU Provinsi Jawa Barat. Pihaknya akan melaksanakan kembali kegiatan sortir dan lipat selama dua hari hingga tiga hari dengan jumlah petugas mencapai 280 orang.

"Surat suara yang rusak ada sekitar 8.000-an. Kami akan melaksanakan sorlip lagi paling dua hari," kata dia.

Dheny menambahkan kegiatan sortir dan lipat telah dilaksanakan sejak tanggal 8 Januari hingga selesai 16 Januari. Ia mengatakan petugas menyelesaikan sortir dan lipat selama 9 hari dari total 10 hari yang ditargetkan.

Ia menuturkan kegiatan sortir dan lipat relatif cepat karena menambah petugas dari 1.497 orang menjadi 1.777 orang. Selain itu, menambah satu gedung untuk kegiatan sortir dan lipat. Tahapan kegiatan lainnya yaitu pengesetan dan pengepakan. Sedangkan distribusi logistik akan dilaksanakan awal Februari atau tangga 4 Februari ke kecamatan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement