Selasa 06 Feb 2024 11:04 WIB

Terkait Bansos, Bupati Indramayu Minta Masyarakat Punya Budaya Malu

Naiknya jumlah KPM akibat adanya ketidakcocokan data di lapangan

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Arie Lukihardianti
Penyaluran bantuan cadangan pangan beras bagi KPM
Foto: Dok Humas DKPP
Penyaluran bantuan cadangan pangan beras bagi KPM

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) 2024 di Kabupaten Indramayu, mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemarin.

Meski demikian, hal itu tidak berarti terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Indramayu. Sebab data penduduk miskin di Kabupaten Indramayu justru mengalami penurunan. Hal itu sesuai data BPS, dimana penduduk miskin tahun 2022 di Kabupaten Indramayu tercacat 12,77 persen dengan 227.432 KPM. Sementara untuk tahun 2023, penduduk miskin di Kabupaten Indramayu turun menjadi 12,13 persen dengan 260.190 KPM.

Baca Juga

Terkait data KPM yang diterima Pemkab Indramayu untuk program BP-CBP 2024, bersumber dari Badan Pangan Nasional, merujuk data yang sama dari Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. ‘’Jadi kelihatannya penduduk miskin bertambah, karena KPM juga naik. Padahal semua karena kami tidak cukup waktu melakukan verifikasi dan validasi data KPM,’’ kata Bupati Indramayu, Nina Agustina, Senin (5/2/2024).

Nina menduga, naiknya jumlah KPM akibat adanya ketidakcocokan data di lapangan. Terlebih dia mendapatkan banyak laporan, adanya warga yang sudah mampu, justru masuk dalam daftar KPM penerima bansos. ‘’Saya imbau agar masyarakat mulai menerapkan budaya malu. Yang merasa sudah mampu, informasikan kepada petugas kami di lapangan agar kuotanya bisa dialihkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,’’ kata Nina.

 

Sebelumnya, Pemkab Indramayu dan Bulog setempat mulai menyalurkan BP-CBP untuk tahun 2024 sejak beberapa hari yang lalu. Penyaluran bantuan itupun dipantau langsung oleh bupati.

Hal itu seperti yang dilakukan saat penyaluran bansos di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Kamis (1/2/2024). Bupati memantau langsung proses penyaluran bansos tersebut bersama Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Ilhamsyah.

Nina mengatakan, jumlah warganya yang menerima bantuan pangan untuk Januari 2024 mencapai 260.190 KPM. Jumlah itu meningkat dibandingkan penerima bantuan serupa pada tahun 2023 yang hanya 227.432 KPM. Setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak sepuluh kilogram. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement