Kamis 15 Feb 2024 11:32 WIB

Jokowi Benarkan Isu Pertemuan dengan Megawati: Namanya Silaturahmi Itu Sangat Baik

Jokowi menilai, silaturahmi dengan semua tokoh bangsa sangat baik dilakukan.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Arie Lukihardianti
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (15/2/2024).
Foto: Republika/Dessy Suciati Saputri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (15/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai kabar Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X dimintanya untuk menjembatani pertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Saat ditanya hal itu, Jokowi tak membantahnya. Namun ia menyampaikan bahwa silaturahmi dengan semua tokoh bangsa sangat baik dilakukan. "Yang namanya silaturahmi dengan semua tokoh-tokoh bangsa itu sangat baik. Untuk negara ini sangat baik. Ya," ujar Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2024).

Baca Juga

Sebelumnya dikabarkan bahwa Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X diminta Jokowi untuk menjembatani pertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sultan sendiri tidak membantah kabar tersebut.

"Betul, tapi saya kan nunggu presiden. Saya akan menjembatani. Terserah presiden itu (waktunya). Saya nunggu. Kalau memerlukan saya bersedia," ujar Sultan di Kompleks Kepatihan, Senin (12/2/2024).

 

Kendati demikian, ia mengatakan dirinya bersifat pasif terkait pertemuan ini. Sehingga jika Jokowi sewaktu-waktu memintanya untuk mempertemukan dengan Megawati, maka dirinya siap untuk memfasilitasi.

"Ya berarti bukan ambil inisiatif. Yang ambil inisiatif Bapak Presiden. Kalau mau ketemu Mbak Mega saya fasilitasi. Kalau bisa ketemu sendiri ya syukur, kalau saya sifatnya pasif," katanya.

Namun menurutnya belum ada arahan dari Jokowi terkait pertemuan itu. "Kalau presiden gak ngomong 'tolong diantar', kalo gak (meminta) ya enggak to. Saya kan pasif bukan ngoyak-ngoyak (mengejar)," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement