Jumat 16 Feb 2024 16:22 WIB

Pesan Aa Gym untuk Pemenang Pilpres: Kemenangan Ujian Berat

Aa Gym mengajak semua pihak berbuat kebaikan sebab hidup untuk beriman dan beramal

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyampaikan tausiyah dalam acara bertajuk Amazing Quran the Heritage of Quran yang digelar Cinta Quran Foundation di Menara 165, Jakarta Selatan, Ahad (10/12/2023).
Foto: Republika/ Muhyiddin
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyampaikan tausiyah dalam acara bertajuk Amazing Quran the Heritage of Quran yang digelar Cinta Quran Foundation di Menara 165, Jakarta Selatan, Ahad (10/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---- Penceramah Abdullah Gymnastiar yang dikenal sebagai Aa Gym memberikan pesan kepada tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk menahan diri pascapemilihan presiden berlangsung Rabu (14/2/2023) kemarin. Ia mengajak seluruh paslon menunggu hasil final keputusan KPU RI.

"Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Saudaraku sebangsa dan setanah air proses pilpres sudah berlangsung sambil menunggu keputusan dari KPU sebaiknya kita sama-sama menahan diri, jangan sampai ada sikap sikap yang bisa menambah masalah baru," ujar Aa Gym seperti dikutip di laman instagramnya, Jumat (16/2/2024).

Baca Juga

Ia mengatakan seluruh kontestan pemilu tahun 2024 merupakan keluarga besar. Oleh karena itu, Aa Gym mengajak seluruhnya untuk bersabar dalam melangkah ke depan. "Semua pihak, kita ini satu keluarga besar di negeri ini. Kita jalani proses negeri ini menjadi lebih baik dengan cara-cara harus penuh kesabaran," katanya.

Ia menuturkan tidak mudah berharap bangsa ini berakhlakul karimah di semua hal. Aa Gym pun mengingatkan kepada pemenang pilpres bahwa kemenangan tersebut adalah ujian. "Mudah-mudahan diuji dengan kemenangan duniawi ini menyadari bahwa kemenangan ini adalah ujian yang sangat berat," kata dia.

Aa gym, mengajak agar pemenang pemilihan presiden untuk tetap rendah hati dan merangkul semua pihak. Serta memperbaiki segala kesalahan yang sudah dilakukan. "Akan menjadi baik, kalau menjadi semakin rendah hati, bisa merangkul dan terus menerus bisa memperbaiki segala kesalahan yang sudah dilakukan," katanya.

Ia pun mengimbau mereka yang belum terpilih agar bersikap legowo. Serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat menambah masalah baru. "Begitu pun bagi yang belum diberikan takdir oleh Allah bisa memimpin berikut semua pemilihnya bersikap legowo, jangan sampai melakukan hal-hal yang bisa menambah masalah baru," kata dia.

Apabila merasa kecewa atau melihat peristiwa-peristiwa yang tidak sesuai maka dapat memprosesnya dengan sesuai aturan. Ia pun mengajak apabila hasilnya tidak sesuai harapan untuk tidak berkecil hati. "Toh kalau nanti hasilnya belum sesuai harapan jangan sampai mengecilkan hati untuk tetap berbuat kebaikan," katanya.

Ia mengajak semua pihak untuk berbuat kebaikan sebab hidup untuk beriman dan beramal saleh. Ia mendoakan negeri Indonesia lebih baik.

"Bagi kita hidup ini adalah untuk beriman teguh dan beramal saleh dan tidak akan pernah rugi dalam situasi apapun. Mudah-mudahan negeri ini bisa menjadi lebih baik. Ingat tiga semangat ya semangat bersaudara, semangat solusi, dan semangat sukses bersama," kata dia.

Sebelumnya sejumlah lembaga survei sudah merilis hasil quick count atau hitung cepat pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2024. Pasangan nomor urut 02 mendapatkan angka di atas 50 persen mengalahkan pasangan nomor urut 01 dan 03.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement