Kamis 29 Feb 2024 20:16 WIB

Perikanan Jadi Salah Satu Prospek Investasi Jabar ke Depan

Investasi daerah ke depan akan berorientasi pada hilirisasi sumber daya alam.

Para pekerja dan nelayan beraktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Indramayu, Jawa Barat
Foto: Republika/Prayogi
Para pekerja dan nelayan beraktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Indramayu, Jawa Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Provinsi Jawa Barat memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Karena, kondisi geografis Jawa Barat sangat memungkinkan untuk semua jenis kegiatan produksi perikanan. Seperti, perikanan tangkap, perikanan budi daya dan perairan umum daratan (PUD) bisa berkembang optimal. 

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), secara total baik produksi perikanan tangkap, perikanan budidaya dan perairan umum daratan (PUD) pada 2021 mencapai angka 1,5 juta ton. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga 2023 tercatat hampir 1,6 juta ton hasil produksi ikan di Jawa Barat bisa terealisasi. 

Baca Juga

Adapun jenis produksi ikan sendiri, saat ini paling banyak adalah produksi perikanan budidaya. Total produksinya mencapai 1,2 juta ton. Kemudian, perikanan tangkap mencapai 264 ribu ton dan PUD 15,2 ribu ton. 

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat (Jabar), Nining Yulistiani, investasi daerah ke depan akan berorientasi pada hilirisasi sumber daya alam dan meningkatkan komoditas domestik yang bernilai tambah, salah satunya adalah sektor perikanan. 

"Hal ini sesuai dengan kebijakan strategis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, karenanya prioritas kami akan diarahkan hilirisasi SDA dan meningkatkan komoditas domestik bernilai tambah," ujar Kepala DPMPTSP Jabar  belum lama ini. 

Dengan arah kebijakan tersebut, kata Nining, Jabar akan terus mendorong untuk mengembangkan potensi-potensi investasi yang memiliki prospek baik. Selain daerah utara yang memang sudah tercatat sebagai daerah dengan volume produksi perikanan tangkap maupun budidaya yang tinggi, Jawa Barat bagian selatan pun tak kalah mumpuni untuk urusan produksi ikan. "Perikanan menjadi salah satu prospek untuk investasi Jabar ke depan," ujar Nining.

Sementara itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat juga menilai potensi perikanan di Jawa Barat bagian selatan mesti digaungkan. Karena, menurut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Jefry D Putra, selain pariwisata dan green economy, potensi perikanan juga tak kalah besar. 

“Ini wilayah yang sangat potensial sekali bagi Jawa Barat, kita ketahui ada banyak potensi, ini bisa jadi prioritas utama (investasi) untuk mengembangkan Jabar Selatan,” katanya.

Jefry menilai, dengan integrasi orientasi pengembangan yang sejalan antara pemerintah pusat dan daerah untuk sektor ini akan memberikan membawa pengaruh positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan Nasional.

Selain berpotensi untuk menjadi pusat produksi perikanan, kata dia, Jawa Barat juga sangat potensial untuk menyerap hasil produksinya. Pasalnya, Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan jumlah penduduk yang besar di Indonesia. Saat produksi domestik perikanan mampu diserap dengan baik oleh pasar domestik, maka diyakini akan memberikan nilai tambah pada perekonomian di Jawa Barat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement