Selasa 05 Mar 2024 13:56 WIB

Pemilik Agen BRI Link Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Perampokan

Korban ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Arie Lukihardianti
Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar
Foto: Dok Humas Polres Indramayu
Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Seorang wanita pemilik toko sekaligus agen perbankan (BRI Link) ditemukan tewas tergeletak di lantai tokonya, Senin (4/3/2024). Korban diduga menjadi korban perampokan. Penemuan jenazah korban yang diketahui bernama Maesaroh pun langsung menggegerkan warga di sekitar rumah korban di Desa Tenajar Kidul, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Apalagi, korban ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan mengenai kejadian itu langsung menuju lokasi. Petugas pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, sejumlah barang milik korban diduga telah hilang. Kapolres Indramayu, AKBP Fahri Siregar, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki terkait adanya barang yang hilang di lokasi kejadian. 

Baca Juga

‘’Belum bisa dipastikan ada uang yang hilang, yang pasti ada beberapa barang yang hilang. Tapi nanti kita pastikan lebih lanjut, apakah barang tersebut hilang atau tidak pada tempatnya, ada beberapa yang terlihat seperti telah dirusak juga,’’ ujar Fahri, saat ditemui di Mapolres Indramayu, Senin (4/3/2024) malam.

Fahri mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB. Korban ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di tubuhnya. ‘’Pada saat melakukan olah TKP, memang ada beberapa luka-luka yang ada di tubuh korban. Nanti akan lebih detail saat dilakukan autopsi,’’ kata Fahri.

 

Menurut Fahri, hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait luka yang ada pada tubuh korban. Belum diketahui pasti apakah luka itu disebabkan benda tajam atau benda tumpul. ‘’Saat ini kami masih mengumpulkan alat bukti, termasuk juga tadi kita sudah melakukan olah TKP dan jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan autopsi,’’ katanya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement