Jumat 22 Mar 2024 14:07 WIB

Collab Ranger Pemuda Garut Diharap Perkuat Mitigasi Bencana

Garut merupakan kota pertama kegiatan pelatihan Collab Rangers pada 2024.

Kegiatan Pelatihan Penguatan Manajemen Organisasi Kepelajaran dan Kewaspadaan Bencana (Collab Rangers) di Pendopo Bupati Garut, Kamis (21/3/2024).
Foto: dokpri
Kegiatan Pelatihan Penguatan Manajemen Organisasi Kepelajaran dan Kewaspadaan Bencana (Collab Rangers) di Pendopo Bupati Garut, Kamis (21/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Deputi Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh membuka kegiatan Pelatihan Penguatan Manajemen Organisasi Kepelajaran dan Kewaspadaan Bencana (Collab Rangers) di Pendopo Bupati Garut, Kamis (21/3/2024).

Ia pun mengajak pemuda Garut untuk lebih peduli terhadap mitigasi bencana alam. "Indonesia merupakan kawasan tropis dengan karakteristik ring of fire, artinya indonesia memiliki potensi bencana yang besar dimana bencana tersebut bisa datang kapan pun tanpa kita sadari. kegiatan collab rangers ini merupakan kegiatan prioritas kemenpora untuk melibatkan pemuda pada isu-isu strategis yang ada di masyarakat khususnya mitigasi bencana alam" tutur Ni'am.

Ni'am menjelaskan pelatihan tersebut diberikan guna menanamkan kewaspadaan kepada para pemuda terhadap bencana yang ada di sekitar, sekaligus mengedukasi pemuda agar lebih tanggap terhadap pentingnya mitigasi bencana.

"Mitigasi bencana bukan hanya kewajiban Badan Penanggulangan Bencana atau tim Search And Rescue ( SAR) saja tetapi tanggung jawab kita bersama khususnya pemuda. pemuda sebagai agen edukasi kepada masyarakat dapat agar menerukan ilmub dan pengetahuannya kepada masyarakat serta dapat berkolaborasi dan bekerjasama baik dengan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan bahkan komunitas sehingga tercipta solusi inovatif dalam menghadapi ancaman bencana," ungkap Ni'am menutup sambutannya.

Dalam laporanya Asisten Deputi Bidang Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Amar Ahmad menyampaikan bahwa Collab Rangers dilaksanakan sebagai penyamaaan pemahaman terhadap tanggap bencana yang seharusnya tidak boleh ditakuti namun dapat dikelola sehingga dampak bencana bisa diminimalisir, serta menumbuhkan kepedulian pemuda agar mengenal dan paham akan resiko dan mitigasi bencana yang ada di sekitar mereka.

Menyambut kehadiran Kemenpora, mewakili PJ Bupati Garut, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Garut  Bambang Hafiz menyampaikan bahwa pelatihan mitigasi yang dilaksanakan sangat bermanfaat bagi pemuda dan masyarakat Kabupaten Garut sebab ancaman bencana alam sangat luas rentangnya di kota ini. Harapannya Kemenpora dapat senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah dan unsur lainnya agar senantiasa memberikan edukasi bagi pemuda khususnya mengenai mitigasi bencana.

Garut merupakan kota pertama tempat dilaksanakannya kegiatan pelatihan Collab Rangers pada tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 100 orang pemuda yang berasal dari organisasi kepemudaan yang berada di kota Garut Jawa Barat seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Garut, Ikatan Pemuda Muhamadyah( IPM), Pelajar Islam Indonesia( PII) Garut,  Komote Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI) Garut, Garut Millenial Internship, dan Kwarcab Garut.

Pemateri yang dihadirkan antara lain Tenaga ahli Kemenpora, Syamsul Komar;  Kepala Bidang Kesiap siagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Garut ( BPBD), Yanti nurwanti dan Indonesia Resilence ( IRES). 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement