Sabtu 27 Dec 2025 07:25 WIB

21,2 Juta Warga Jabar Lakukan Perjalanan saat Nataru

Kawasan Pangandaran dan Bandung jadi destinasi favorit responden dalam Nataru ini.

Sejumlah pengendara menunggu dibukanya jalan saat pemberlakuan sistem satu arah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/12/2025). Saat libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Cimahi memberlakukan sistem satu arah atau one way dari Kota Bandung menuju kawasan wisata Lembang dan sebaliknya secara situasional.
Foto: ANTARA FOTO/Abdan Syakura
Sejumlah pengendara menunggu dibukanya jalan saat pemberlakuan sistem satu arah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/12/2025). Saat libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Cimahi memberlakukan sistem satu arah atau one way dari Kota Bandung menuju kawasan wisata Lembang dan sebaliknya secara situasional.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memprediksi sebanyak 21,2 juta orang melakukan perjalanan dalam periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mayoritasnya atau sekitar 60 persen bepergian untuk kebutuhan pariwisata.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, hasil survei yang dilakukan pihaknya menunjukkan sebanyak 21,2 juta orang melakukan perjalanan dalam Nataru kini. Angka itu setara 42 persen dari jumlah penduduk Jawa Barat (Jabar) yang sekitar 50,34 juta jiwa.

Baca Juga

"Dari 21,2 juta orang yang akan bepergian itu, sekitar 60 persen untuk berwisata. Kemudian, (sebanyak) 35,1 persen mudik, dan 4,1 persen silaturahmi tidak mudik. Sisanya 0,8 persen untuk alasan lainnya termasuk bekerja," kata Dhani menjelaskan di Bandung, Jabar, pada Jumat (27/12/2025).

Ia juga menjelaskan asal daerah pelaku perjalanan. Lima daerah asal yang terbanyak menyumbang jumlah pelaku perjalanan adalah Kabupaten Bogor (3.76 juta), Kabupaten Bandung (2.52 juta), Kota Bandung (1.79 juta), Kota Depok dan Kota Bekasi masing-masing sebanyak 1,6 juta orang.

Untuk lima daerah tujuan yang terbanyak dikunjungi dalam periode Nataru 2025/2026 ini adalah Kabupaten Bandung (3.98 juta), Kabupaten Bogor (3.88 juta), Kota Bandung (3.03 juta), Kabupaten Garut (3.02 juta), dan Kabupaten Tasikmalaya (1.21 juta).

Mengenai tujuan wisata dalam momen Nataru 2025/2026 ini, Dhani mengungkapkan, kawasan Pangandaran akan menjadi favorit. Pihaknya memprediksi, Pangandaran akan dikunjungi 2.069.438 orang. Itu disusul Kota Bandung (2.055.710 orang), Kawasan Puncak (1.652.814 orang), kemudian Lembang (904.535 orang).

"Kawasan Pangandaran dan Bandung jadi tujuan destinasi favorit responden dalam Nataru ini. Dan periode ini mobil pribadi jadi pilihan utama untuk mobilisasi dengan 65,2 persen, disusul sepeda motor 15,2 persen, lalu kereta api 13,3 persen," ucap Dhani.

Atas hal tersebut, Dhani mengatakan pihaknya memfokuskan pemantauan tujuh titik rawan kemacetan jalur wisata dan meliburkan moda transportasi angkot, delman, sampai becak di periode liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Untuk titik-titik pemantauan, kata Dhani, difokuskan pada tujuh titik jalur utama yang diprediksi mengalami lonjakan karena merupakan favorit wisatawan yakni Puncak, Pelabuhan Ratu, Lembang-Ciater, Ciwidey-Pangalengan, Garut, Kuningan, dan Pangandaran.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement