Jumat 02 Jan 2026 16:16 WIB

Longsor di Jatinangor Sumedang, Empat Warga Tertimbun

Hujan dan angin kencang memicu tanah longsor di Jatinangor.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Longsor. Ilustrasi
Foto: Antara
Longsor. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bencana longsor terjadi di wilayah RW 1 Desa Sempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2025) sore. Akibatnya, empat orang warga masih tertimbun material longsor dan dua orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

"Betul longsor, tertimbun enam orang. Dua selamat, empat masih tertimbun," ucap Pranata Humas Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Hadi Rahmat, Jumat (2/1/2025).

Ia menuturkan petugas BPBD masih berada di lapangan melakukan asesmen dan evakuasi. Termasuk mengetahui penyebab dan kronologis bencana yang menimbun empat warga setempat.

"Empat orang warga tertimbun masih dalam pencarian," kata dia.

Ia menyebut BPBD saat ini tengah melakukan proses evakuasi untuk mencari keberadaan empat orang yang tertimbun. "Tim masih penanganan," kata dia.

Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan kondisi di lokasi kejadian saat ini tengah hujan deras. Ia menyebut tim tengah melakukan proses evakuasi dan pencarian kepada korban.

"Di sini lagi hujan," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu melanjutkan satu pekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat berpotensi berawan di pagi  hari. Selain itu, berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang antara siang sore dan malam hari.

"Saat ini Jawa Barat termasuk Bandung Raya sudah memasuki musim hujan. Dengan puncak musim hujan bervariasi mulai dari November 2025 hingga Maret 2026," kata dia.

Pihaknya juga mengingatkan waspada potensi gelombang tinggi di perairan Selatan Jawa Barat dengan ketinggian antara 0,5 meter hingga 2 meter.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement