REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Untuk pertama kalinya, Shalat Idul Fitri akan digelar di Plaza Balai Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, pelaksanaan shalat Id di kawasan balai kota itu sekaligus dirangkaikan dengan "open house" bagi masyarakat.
Menurut Farhan, pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Plaza Balai Kota menjadi momentum baru bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk membuka ruang silaturahmi yang lebih luas antara pemerintah dan warga.
“Shalat Id akan digelar di balai kota sekalian open house untuk bersilaturahmi dengan seluruh warga,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Jumat (13/3/2026).
Selama ini, kawasan Plaza Balai Kota belum pernah digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Karena itu, tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi Pemkot Bandung menggelar ibadah tersebut di pusat pemerintahan kota.
Shalat Idul Fitri tersebut terbuka sehingga masyarakat dapat ikut hadir dan merayakan hari kemenangan bersama. “Tempatnya terbuka, jadi siapa saja boleh datang,” ujar Farhan.
Meski demikian, ia memastikan pelaksanaan Shalat Idul Adha akan kembali digelar di Masjid Agung Al Ukhuwah Bandung. Ini mempertimbangkan adanya penyembelihan hewan kurban yang biasanya dilakukan setelah Shalat Idul Adha.
Selain itu, Farhan juga berharap kondisi cuaca pada hari pelaksanaan dapat mendukung, mengingat lokasi shalat berada di area terbuka di Plaza Balai Kota. “Mudah-mudahan cuaca bagus,” ucapnya.
Terkait kemungkinan Balai Kota dijadikan tempat penitipan kendaraan bagi warga yang akan mudik Lebaran, Farhan menyebut hal tersebut masih akan dipertimbangkan.
Pemerintah Kota Bandung perlu memastikan agar fasilitas tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan komersial. “Kita lihat situasinya dulu. Jangan sampai nanti malah jadi tempat penitipan mobil komersial,” pungkasnya.