Kamis 26 Mar 2026 22:11 WIB

Arus Balik Lebaran, Pertamina Jawa Barat Pastikan Pasokan BBM dan LPG Tersedia

Stok energi di wilayah Regional JBB dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukup

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Menjelang bulan suci Ramadhan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1,1 juta tabung atau setara dengan 3.544 metrik ton untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Foto: Humas Pertamina Patra Niaga
Menjelang bulan suci Ramadhan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1,1 juta tabung atau setara dengan 3.544 metrik ton untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan BBM dan elpiji tersedia dengan baik hingga arus balik Lebaran 2026. Mereka menyebut kebutuhan BBM dan elpiji untuk masyarakat tetap terpenuhi secara optimal untuk mendukung mobilitas masyarakat dan kebutuhan rumah tangga pasca Lebaran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Susanto August Satria mengatakan arus balik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat dan sekitarnya. Ia menyebut berdasarkan prediksi puncak arus balik diperkirakan akan terjadi tanggal 23-24 dan 28-29 Maret 2026.

Susanto mengatakan periode tanggal 9-26 Maret 2026 terdapat peningkatan penyaluran BBM di Regional JBB. Produk Gasoline naik sebesar 19,2 persen dari kondisi normal sedangkan produk Gasoil turun 20,1 persen sehubungan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026/1447.

Selanjutnya untuk produk LPG naik 0,3 persen dibandingkan kondisi normal. Meski demikian, kondisi stok energi di wilayah Regional JBB dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Peningkatan permintaan BBM dan elpiji ini disebut sebagai hal wajar diiringi dengan tingginya arus kendaraan yang melintas saat arus balik dan kebutuhan rumah tangga masyarakat pasca lebaran,” ucap dia, Kamis (26/3/2026).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement