REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Peningkatan jumlah bencana alam di Indonesia mendorong organisasi kemanusiaan memperluas fokus bantuan sosial. Organisasi pelayanan kemanusiaan Lions Club kini menambah program khusus penanganan korban bencana sebagai prioritas layanan kemanusiaan.
Ketua Konvensi Nasional ke-50 Perkumpulan Lions Indonesia Multi Distrik 307, Past District Governor Toni Suparman mengatakan, selama ini Lions Club menjalankan berbagai program sosial seperti penanganan kanker anak, diabetes, lingkungan, kelaparan, penglihatan, serta pengembangan pemuda dan budaya anak. Ke depan, organisasi memperkuat respons terhadap korban bencana.
“Disaster relief, karena banyak bencana-bencana ya jadi kita salah satu programnya tambah satu yaitu disaster relief,” kata Toni di sela Konvensi Perkumpulan Lions Indonesia Multi Distrik 307 ke-50 di Kota Bandung, Jumat (8/5/2026).
Toni menjelaskan, jumlah klub Lions di Indonesia mencapai sekitar 5.000 klub yang menjalankan kegiatan sosial sesuai program prioritas organisasi. Hingga kini, program pelayanan sosial Lions Club telah menjangkau sekitar 2 juta penerima manfaat.
“Kita ada namanya people serve berapa jumlah yang dilayani, untuk saat ini jumlah serve-nya kurang lebih mencapai 2 juta orang,” ujar Toni.
Ia menambahkan, anggota Lions Indonesia saat ini mencapai sekitar 1,4 juta orang yang tersebar di berbagai wilayah. Konvensi nasional menjadi forum konsolidasi organisasi yang dibuka Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, sekaligus persiapan menuju konvensi internasional yang akan digelar pada Juli 2026 di Hong Kong. "Total peserta ada 1,250 orang dari seluruh Indonesia,” kata Toni.
Selama tiga hari pelaksanaan konvensi, peserta membahas pemilihan pimpinan organisasi, agenda bakti sosial, hingga program beasiswa. Salah satu kegiatan sosial yang dilakukan yakni penyebaran 200 ribu bibit ikan di Waduk Saguling sebagai bagian dari penguatan ekonomi dan lingkungan masyarakat.
“Tentu saja untuk konvensi ini kan kita juga melakukan pemilihan pemimpin-pemimpin baru. Semoga saja dengan dilakukannya pemilihan pemimpin baru, ada semangat baru lagi untuk melayani dan juga makin bertambahnya member untuk melayani,” kata Toni.
Ketua Dewan Gubernur Indonesia Multi Distrik 307 Yahya Yashputera mengatakan konvensi tahunan merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi Lions Club di Indonesia. Forum ini menentukan arah organisasi ke depan, termasuk pemilihan Gubernur Distrik dan Ketua Dewan Gubernur serta pembahasan berbagai mosi strategis.
Ia menjelaskan konvensi tahun ini melibatkan Distrik 307 A1, 307 A2, 307 B1, 307 B2, serta Multi Distrik 307 Indonesia. Salah satu agenda penting yakni pengesahan distrik baru, Distrik 307 C.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan tren bencana di Indonesia masih tinggi. Sepanjang 2025 tercatat 4.727 kejadian bencana dengan 280 ribu rumah rusak, lebih dari 3.600 fasilitas umum terdampak, sekitar 1.300 jembatan rusak, serta korban meninggal mencapai 1.666 orang dan 214 orang dinyatakan hilang.