Rabu 27 May 2026 15:01 WIB

Dua Lansia Tewas Tertemper Kereta Api Feeder Whoosh di Cimahi

Kedua jenazah dievakuasi dan dibawa ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Cibabat Cimahi.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Pekerja beraktivitas di dekat kereta pengumpan (feeder) di Depo Lokomotif Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/6/2023). PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung berupa kereta feeder, peron khusus dan ruang tunggu khusus untuk penumpang KCJB yang beroperasi dari Stasiun Kereta Cepat Padalarang menuju Stasiun Bandung dan sebaliknya.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pekerja beraktivitas di dekat kereta pengumpan (feeder) di Depo Lokomotif Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/6/2023). PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung berupa kereta feeder, peron khusus dan ruang tunggu khusus untuk penumpang KCJB yang beroperasi dari Stasiun Kereta Cepat Padalarang menuju Stasiun Bandung dan sebaliknya.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Dua perempuan lanjut usia tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Feeder 625 relasi Bandung-Padalarang di petak KM 147+2, RT 03/04, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (25/5/2026). KA Feeder 62 merupakan kereta khusus pengangkut penumpang Kereta Cepat Whoosh.

Korban diketahui bernama Kusriyani (58 tahun) warga Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah dan Primaeti Wastuti (56 tahun) warga Jalan Kalidam, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah. Polisi sudah melakukan pengecekan ke lokasi.

Baca Juga

"Betul kami terima laporan dua orang perempuan tertemper kereta api sekitar pukul 11.24 WIB. Kondisinya meninggal dunia dengan posisi terbaring di perlintasan kereta api," kata Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi.

Peristiwa kecelakaan di jalur kereta api itu pertama kali diketahui usai masinis masinis KA Feeder melapor kepada Petugas Pengatur Kereta Api (PPKA) Stasiun Cimahi usai keretanya telah menemper dua orang di petak KM 147+2. Mendapatkan informasi tersebut, pihak keamanan Stasiun Cimahi langsung mendatangi lokasi kejadian dan mendapati kedua korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terbaring di jalur perlintasan kereta api. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian guna penanganan lebih lanjut.

Menerima laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan luar awal yang dilakukan Tim Inafis Polres Cimahi, terdapat luka-luka akibat benturan atau tertemper sarana kereta api pada tubuh korban. 

"Kedua jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Cibabat Cimahi," kaya Gofur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement