Selasa 23 Jun 2026 06:43 WIB

Serikat Pekerja MBG Jabar Protes Kebijakan SPPG Tutup Saat Libur Sekolah

Relawan dan pekerja resah dengan kebijakan penghentian operasional dapur.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Erik Purnama Putra
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengantarkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 39 Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Foto: Edwin Putranto/Republika
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengantarkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 39 Jakarta, Rabu (20/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah relawan dan mitra satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tergabung dalam serikat pekerja MBG Jabar memprotes keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan operasional saat masa libur sekolah. Mereka mengancam akan melakukan aksi demonstrasi tanggal 29 Juni 2026 di Jakarta.

Mereka yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti di Tasikmalaya, Garut, Kota Bandung, Kabupaten Bandung. Bahkan dari Provinsi Banten turut hadir dalam konsolidasi di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Senin (22/6/2026). Mereka menilai kebijakan meliburkan SPPG tidak sejalan dengan prioritas kebijakan MBG untuk ibu hamil, menyusui dan balita.

Baca Juga

Salah seorang asisten lapangan dapur SPPG di Kabupaten Bandung Muhammad Yusuf Miharja, mengatakan sejumlah relawan dan pekerja resah dengan kebijakan penghentian operasional dapur selama libur sekolah. Sebab, hal itu berdampak langsung terhadap distribusi makanan kepada kelompok prioritas penerima manfaat.

"Saat sekolah libur, distribusi untuk kelompok itu juga ikut dihentikan. Ini yang menjadi pertanyaan kami," kata Yusuf.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi