Kamis 08 Oct 2026 16:42 WIB

Iwan Koswara Dorong Perda Pemajuan Kebudayaan Jabar

Kekayaan budaya daerah perlu ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan.

Rep: ,Muhammad Taufik/ Red: Ahmad Fikri Noor
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Iwan Koswara mendorong penguatan regulasi untuk melindungi dan mengembangkan kebudayaan di Jawa Barat.
Foto: DPRD Jawa Barat
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Iwan Koswara mendorong penguatan regulasi untuk melindungi dan mengembangkan kebudayaan di Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG — Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Iwan Koswara mendorong penguatan regulasi untuk melindungi dan mengembangkan kebudayaan di Jawa Barat. Menurut dia, kekayaan budaya daerah perlu ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan, bukan sekadar ditampilkan dalam kegiatan seremonial.

Hal itu disampaikan Iwan saat menjadi narasumber dalam Dialog Budaya bertajuk “Ngamumule Budaya, Ngadidik Generasi” di Tegalsawah, Kabupaten Karawang, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga

Iwan mengatakan Jawa Barat memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari seni tradisi, bahasa, adat istiadat hingga berbagai ekspresi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Kekayaan tersebut, kata dia, perlu dijaga sekaligus dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Karena itu, Iwan mendorong adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemajuan Kebudayaan. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian dalam perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pemberdayaan kebudayaan di Jawa Barat.

“Kita tidak ingin kebudayaan hanya dibicarakan ketika ada pagelaran atau kegiatan seremonial. Kebudayaan harus menjadi bagian dari pembangunan Jawa Barat,” ujar Iwan.

Menurut dia, keberadaan perda juga harus memberikan ruang lebih luas bagi seniman, budayawan, komunitas, sanggar, serta generasi muda untuk berkembang. Pemerintah daerah, kata Iwan, perlu membangun pola kemitraan dengan para pelaku budaya agar upaya pemajuan kebudayaan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Pelaku budaya adalah bagian penting dari ekosistem kebudayaan. Pemerintah harus hadir sebagai mitra, membuka ruang kolaborasi dan memastikan mereka mendapatkan dukungan yang layak,” katanya.

Iwan menilai regenerasi menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Generasi muda perlu diberi ruang untuk mengenal, mempelajari, sekaligus mengembangkan kebudayaan lokal sehingga tidak terputus dari akar budayanya.

Semangat “Ngamumule Budaya, Ngadidik Generasi”, menurut dia menjadi penting untuk memastikan kebudayaan tidak berhenti sebagai warisan masa lalu. Kebudayaan harus terus hidup melalui keterlibatan generasi baru.

“Merawat budaya berarti merawat identitas kita. Mendidik generasi berarti memastikan identitas itu tidak berhenti pada generasi hari ini, tetapi terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Iwan.

Ia menegaskan, upaya mendorong kebijakan pemajuan kebudayaan akan terus dilakukan melalui fungsi DPRD Jawa Barat. Dalam prosesnya, kolaborasi pemerintah daerah dengan pelaku budaya, komunitas, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci.

Iwan berharap kebudayaan Jawa Barat ke depan tidak hanya dipandang sebagai warisan yang harus dilestarikan. Lebih dari itu, kebudayaan dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus kekuatan pembangunan dan identitas masyarakat Jawa Barat.

Berita Lainnya

Rekomendasi