Ahad 18 Oct 2026 08:35 WIB

Makom Albab Bandung Raya Siapkan Program Akademis untuk Alumni

Makom Albab ingin menghimpun potensi alumni dan mengembangkan ruang kajian ilmiah.

Rep: Muhammad Taufik/ Red: Gita Amanda
Ketua Makom Albab Cabang Bandung Raya, Sidkon Djampi mengatakan  potensi alumni yang berkiprah di berbagai bidang menjadi modal untuk mengembangkan organisasi.
Foto: Makom Albab
Ketua Makom Albab Cabang Bandung Raya, Sidkon Djampi mengatakan potensi alumni yang berkiprah di berbagai bidang menjadi modal untuk mengembangkan organisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) Cabang Bandung Raya menyiapkan sejumlah program berbasis akademis untuk memperkuat kontribusi alumni Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Program tersebut akan diusulkan menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Pusat Makom Albab.

Ketua Makom Albab Cabang Bandung Raya, Sidkon Djampi, mengatakan potensi alumni yang berkiprah di berbagai bidang menjadi modal untuk mengembangkan organisasi. Di antaranya akademisi, profesor, doktor, pengusaha, mahasiswa, serta pengelola lembaga pendidikan dan pondok pesantren.

Baca Juga

Menurut Sidkon, salah satu program prioritas ialah menyusun basis data alumni di Bandung Raya. Pendataan mencakup identitas, alamat, tahun kelulusan dari pesantren, hingga kiprah alumni saat ini. Mahasiswa yang masih menempuh pendidikan juga akan dihimpun dalam pendataan tersebut.

“Kami akan menitikberatkan program pada kegiatan berbasis akademis. Harapannya, pemikiran dan hasil kajian para alumni bisa dikontribusikan untuk Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, organisasi alumni, dan Jawa Barat,” ujar Sidkon, Ahad (18/10/2026).

Selain pendataan, Makom Albab Bandung Raya merancang program Makom Albab Goes to Campus. Kegiatan ini akan menjadi ruang untuk mengembangkan kajian ilmiah, seminar, dan diskusi akademis dengan melibatkan alumni yang berkiprah di perguruan tinggi.

Sidkon berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi pesantren, alumni, dan masyarakat. Hasil kajian juga diharapkan dapat disinergikan dengan program pembangunan Jawa Barat.

Dia menambahkan, pengabdian kepada almamater menjadi bagian penting dari keberadaan organisasi. Dengan latar belakang profesi dan keilmuan yang beragam, alumni diharapkan dapat berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing sekaligus menjaga nama baik pesantren.

Di samping pengembangan akademis, Makom Albab Bandung Raya tetap akan menghidupkan kajian keagamaan dan praktik amaliah kepesantrenan sebagai upaya menjaga tradisi santri.

“Di mana pun alumni berkiprah, pengabdian kepada Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin harus tetap menjadi perhatian. Sekecil apa pun kontribusinya, kami ingin semuanya membawa manfaat bagi pesantren dan masyarakat,” kata Sidkon.

Berita Lainnya

Rekomendasi