Jumat 24 Mar 2023 13:19 WIB

Seorang Pemimpin Harus Memiliki Catur Watak Jaga Nilai-Nilai Siliwangi

AMS menerapkan karakter dan sikap kepemimpinan mulai dari kukuh kana jangji.

Tokoh Jabar Komjen Pol Purn Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule saat menghadiri acara Angkatan Muda Siliwangi (AMS).
Foto: Istimewa
Tokoh Jabar Komjen Pol Purn Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule saat menghadiri acara Angkatan Muda Siliwangi (AMS).

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG -- Tokoh Jabar Komjen Pol Purn Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule mengapresiasi Angkatan Muda Siliwangi (AMS) dalam memimpin. Iwan menilai, AMS adalah Ormas besar di Jawa Barat yang konsisten menjaga nilai-nilai Siliwangi dan ajaran leluhur demi kemaslahatan bangsa.

Menurut Iwan Bule, dirinya mengapresiasi AMS yang menerapkan karakter dan sikap kepemimpinan mulai dari kukuh kana jangji, lebar wawanen, dan silih wawangi. Serta medalkeun kamulyaan, silih asih silih asah silih asuh, pakusarakan. 

"Dalam setiap langkah saya dalam memimpin selama ini, saya juga selalu mengedepankan prinsip silih asah, silih asih, silih asuh. Hal ini guna terwujudnya pakusarakan," ujar Iwan Bule dalam rilisnya yang diterima Republika.co.id, Jumat (24/3/2023).

Iwan Bule mengatakan, ajaran dan nilai-nilai itu perlu sama-sama diimplementasikan dalam program kerja AMS yang lebih konkrit dan nyata di tengah-tengah masyarakat. "Saya selalu ingat apa yang dipegang oleh Siliwangi yang menjadi acuan saya. Seorang pemimpin harus mengedepankan catur watak," katanya.

Menurut Iwan Bule, kata pakusarakan berarti pageuhan lemah cai// atau pertahankan tanah iar. Kata Pakusarakan pertama kali diucapkan oleh para perintis AMS di Kampung Paskusorok Kabupaten Bandung pada 21 November 1965.

"Makna pakusarakan adalah setiap kader AMS memiliki kewajiban untuk mempertahankan dan mencintai tanah air, bangsa, dan rakyat Indonesia dengan segala kemampuan yang dimilikinya," katanya.

Iwan mengaku, dalam setiap langkah saya, saat memimpin, AMS adalah salah satu acuan bagaimana ia harus memimpin. 

"Dimana catur watak selalu saya tanamkan selama ini. Setiap gerak langkah saya selalu berpedoman pada kukuh kana jangji, lebar wawanen, silih wawangi, dan medangkeun kamulyaan," kata Iwan Bule.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement