Selasa 25 Apr 2023 15:28 WIB

Jalur Gentong Tasikmalaya Ramai Kendaraan dari Dua Arah

Polisi menyiapkan skema satu arah di jalur Gentong Tasikmalaya.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
Kondisi arus lalu lintas dari arah Tasikmalaya menuju Garut di jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (25/4/2023).
Foto: Republika/Bayu Adji P
Kondisi arus lalu lintas dari arah Tasikmalaya menuju Garut di jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (25/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Lalu lintas kendaraan saat momen arus balik di jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, mulai mengalami peningkatan sejak H+2 Lebaran atau Senin (24/4/2023). Untuk mengurai kepadatan arus kendaraan, polisi menyiapkan cara bertindak (CB) one way atau satu arah.

Menurut Kepala Polres (Kapolres) Tasikmalaya Kota Tasikmalaya AKBP Sy Zainal Abidin, volume kendaraan yang melintas di jalur Gentong dari arah Tasikmalaya menuju Garut mulai meningkat sejak Senin pagi.

Dalam sehari itu, tercatat sekitar 25 ribu kendaraan yang melintasi jalur Gentong. “Kemungkinan hari ini juga akan sama seperti kemarin,” kata Kapolres di Pos Terpadu Leter U Gentong, Selasa (25/4/2023).

Berdasarkan pantauan Republika, arus kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Garut mulai terlihat padat di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu, kepadatan juga terjadi di tanjakan Gentong.

Kapolres mengatakan, tidak hanya lalu lintas kendaraan arus balik yang ramai. Lalu lintas kendaraan dari arah Garut menuju Tasikmalaya juga terpantau ramai. “Kami akan melakukan pengaturan agar barisan kendaraan rapat. Ketika ada koordinasi dengan Polres Garut, baru akan dilakukan one way,” ujar dia.

Saat momen arus balik ini, sebagaimana imbauan pemerintah, Kapolres meminta masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan melewati jalur Gentong untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Kapolres juga mengimbau pengguna kendaraan yang akan melintasi jalur Gentong untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraannya. “Kalau lelah, silakan istirahat di rest area yang ada,” kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement