Sabtu 03 Jun 2023 13:24 WIB

Senjata Api Mainan Hingga Obat-Obat Terlarang Ditemukan Saat Razia

Sebanyak 24 polres di jajaran Polrestabes Bandung menggelar razia secara bersamaan.

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto
Jajaran Polrestabes Bandung melakukan razia terhadap pengendara motor dan mobil, Jumat (2/6/2023) malam hingga Sabtu (3/6/2023) dini hari di sejumlah titik di Kota Bandung. Razia dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan.
Foto: Dokumentasi Republika
Jajaran Polrestabes Bandung melakukan razia terhadap pengendara motor dan mobil, Jumat (2/6/2023) malam hingga Sabtu (3/6/2023) dini hari di sejumlah titik di Kota Bandung. Razia dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jajaran Polrestabes Bandung melakukan razia terhadap pengendara motor dan mobil, Jumat (2/6/2023) malam hingga Sabtu (3/6/2023) dini hari di sejumlah titik di Kota Bandung. Razia dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan.

Petugas menemukan senjata seperti senjata api mainan, obat-obatan terlarang hingga alat hisap narkoba yang dibawa pengendara motor dan keling. Selain itu, didapati pengendara membawa minuman keras.

Kapolsek Regol Kompol Riki mengatakan, petugas mendapati beberapa pengendara motor membawa senjata api mainan, minuman keras dan alat hisap sabu. Pengendara yang membawa alat hisap sabu dibawa ke kantor untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kita awalnya menduga itu senjata asli, tapi setelah kita cek itu senjata mainan," ucap dia, Sabtu (3/6/2023) dini hari di Jalan Tegalega, Bandung.

Bagi pengendara yang membawa minuman keras, ia meminta agar mereka membuangnya.

Perwira Pengawas Polrestabes Bandung Kompol Chries mengatakan, razia dilakukan untuk menekan angka kejahatan di Kota Bandung. Pengendara motor dan mobil yang melintasi kawasan Tegalega diberhentikan dan diperiksa.

"Sasaran kita menekan kriminalitas terutama kendaraan roda dua yang melakukan balap liar, selanjutnya juga mencegah curas dan curat," ujar dia.

Dia mengatakan, petugas akan memeriksa kendaraan-kendaraan yang melintas. Operasi tersebut dilakukan secara rutin oleh jajaran Polrestabes Bandung.

"Kita melaksanakan di semua jajaran 24 polsek melakukan semua secara serentak," kata dia.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement