Senin 04 Sep 2023 18:47 WIB

Ribuan pelari Antusias Ikuti KBP City Run 2023 Bersama Hengky Kurniawan

KBP telah mengalami transformasi menjadi Kota Mandiri Berwawasan Pendidikan.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Ribuan pelari berpartisipasi dalam Gelaran KBP City Run 2023, akhir pekan lalu di Kota Baru Parahyangan.
Foto: dok. Republika
Ribuan pelari berpartisipasi dalam Gelaran KBP City Run 2023, akhir pekan lalu di Kota Baru Parahyangan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ribuan pelari berpartisipasi dalam Gelaran Kota Baru Parahyangan (KBP) City Run 2023, akhir pekan lalu di Kota Baru Parahyangan. Acara dimulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung secara meriah. 

Para pelari terlihat sangat antusias dengan berlari sambil menikmati keindahan matahari terbenam dan suasana lari ditengah alam Kota Baru Parahyangan yang menawarkan keindahan pemandangan gunung, danau dan golf.  

Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan turut berlari bersama 2.500 orang pelari dewasa. Kehadiran dan partisipasi bupati seolah membuka pintu semangat yang tak terbendung ingin segera dilepaskan, berlari bersama di jalur yang dikenal sebagai KBP Loop oleh para komunitas pelari dari Bandung dan sekitarnya. 

Saat flag off diangkat yang dibarengi dentuman konfeti yang kerlipannya indah bertaburan, semua pelari memulai KBP City Run 2023 secara official.

 

Menurut Direktur Kota Baru Parahyangan, Ryan Basali, kegiatan KBP City Run 2023 ini terbagi dalam beberapa kategori yang diperlombakan seperti lari kategori 10K, 5K dan KBP Speedy Kids yang diperuntukkan untuk anak-anak. 

"Semua kategori ini dirancang untuk mengakomodasi peserta dari berbagai kelompok usia dengan tujuan melibatkan banyak kalangan secara inklusif," ujar Ryan dalam siaran persnya, Senin (4/9/2023).

Ryan mengatakan, dalam dua dekade lebih pengembangannya, KBP telah mengalami transformasi menjadi Kota Mandiri Berwawasan Pendidikan yang semakin Mandiri, Madani dan Alami. 

Keberhasilan ini, kata dia, tercermin dalam kelengkapan fasilitas kota, pertumbuhan populasi yang inklusif. Tentunya keasrian alam yang telah menghasilkan ruang terbuka hijau yang sehat dan nyaman. 

"Rasanya, ini menjadi momen tepat bagi kami untuk turut mendorong masyarakat bergaya hidup sehat secara lebih signifikan lagi,” katanya.

Ryan berharap, lomba ini juga diharapkan dapat mempererat ikatan antara KBP dan para stakeholder-nya, serta tentu masyarakat luas. 

"Lomba ini tidak hanya diikuti oleh Masyarakat Warga Negara Indonesia, melainkan juga Warga Negara Asing baik pendatang maupun yang tinggal di KBP, termasuk pelari profesional dan ekspatriat," papar Ryan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement