Kamis 19 Oct 2023 13:03 WIB

Menjajal Naik Bus DAMRI Menjangkau Bandara Kertajati, Satu Jam 30 Menit

Damri melayani tiga rute yang beroperasi setiap dua hari dalam sepekan Rabu dan Ahad.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Agus Yulianto
Bus DAMRI yang digunakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan rombongan menjajal Tol Cisumdawu dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (18/10/2023).
Foto: Republika/ Rahayu Subekti
Bus DAMRI yang digunakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan rombongan menjajal Tol Cisumdawu dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (18/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Republika.co.id berkesempatan menjajal Tol Cisumdawu dari Bandung menuju Bandara Kertajati menggunakan bus DAMRI bersama rombongan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu (18/10/2023). Perjalanan dari Bandung menuju Bandara Kertajati menggunakan bus Damri bisa ditempuh sekitar satu jam 30 menit hingga satu jam 40 menit.

Bus Damri menjadi salah satu layanan bus yang dapat digunakan menuju Bandara Kertajati dari Bandung. Perjalanan dimulai pukul 08.05 WIB dengan kondisi jalan lancar, tapi tersendat saat berada di sejumlah lampu merah yang ada di sejumlah titik Kota Bandung.

Bus sampai memasuki Tol Pasteur mulai pukul 08.24 WIB. Sejak masuk Tol Pasteur hingga menyusuri Tol Cisumdawu sangat lancar tanpa adanya kemacetan.

Menyusuri Tol Cisumdawu juga menjadi salah satu keindahan alam di Bandung. Sebab sepanjang tol akan disuguhi dengan pemandangan bukit yang ada di Jawa Barat.

 

Saat melintasi Tol Cisumdawu, bus juga melintasi terowongan kembar yang menjadi ikon baru sepanjang 472 meter. Terowongan pertama di jalan tol tersebut dibangun oleh Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS), DItjen Bina Marga Kementerian PUPR.  

Dengan perjalanan yang sangat lancar, bus keluar Tol Bandara Kertajati pukul 09.35 WIB. Lalu dari pintu keluar tol hingga sampai bandara membutuhkan waktu sekitar 10 menit dan tiba di bandara pada pukul 09.45 WIB.

Seusai mencoba langsung Tol Cisumdawu menggunakan bus DAMRI, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk memastikan koneksi Bandara Kertajati. "Kami melakukan ini untuk memastikan perjalanan ke Kertajati baik, ada koneksi. Ada moda transportasi dari Bandung dan kota-kota lain," kata Budi di Bandara Kertajati, Rabu (18/10/2023).

Budi mengungkapkan, Tol Cisumdawu bisa menjadi akses pendukung untuk Bandara Kertajati. Sebab, Budi menuturkan, Bandara Kertajati tidak hanya untuk melayani penerbangan dari Bandung tapi wilayah sekitarnya.

"Kertajati bukan Kertajatinya sendiri, tapi secara lebih regional dia melayani Bandung Raya, Cirebon, Indramayu, Brebes, Tegal, Tasik, dan Garut sehingga captive daripada jumlah penduduk itu berbanding lurus dengan jumlah yang akan pergi," ujar Budi.

Sebelumnya, DAMRI memastikan siap mendukung transportasi menuju Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Setelah nantinya penerbangan sipil Bandara Husein dialihkan ke Bandara Kertajati, masyarakat Bandung dan sekitarnya yang ingin terbang ke berbagai daerah dan luar negeri nantinya bisa memanfaatkan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) untuk menuju Bandara Kertajati.

Tahap awal DAMRI menyediakan sebanyak empat unit armada yang disiapkan untuk melayani rute menuju Bandara Kertajati. Terdapat tiga rute yang dapat dilayani DAMRI menuju Bandara Kertajati.

Ketiga rute tersebut, yakni Bandung-Bandara Kertajati dengan tarif Rp 150 ribu, Cirebon-Bandara Kertajati Rp 80 ribu, dan Kuningan-Bandara Kertajati Rp 100 ribu. Untuk saat ini DAMRI melayani ketiga rute tersebut yang beroperasi setiap dua hari dalam sepekan, yaitu Rabu dan Ahad.  

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement