Selasa 24 Oct 2023 16:01 WIB

Pergerakan Mahasiswa Nasional Dorong KPK Fokus Bekerja 

KPK adalah aset bangsa yang harus didukung serta dijaga keberadaannya.

 Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) saat menggelar aksi damai.
Foto: dok. Republika
Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) saat menggelar aksi damai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahasiswa dan rakyat Indonesia mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar fokus bekerja dan menolak segala bentuk gangguan dari pihak eksternal.

Menurut Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN), Mario, sebagai lembaga penegak hukum yang diberi mandat oleh UU Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi memiliki peran yang sangat vital dan krusial dalam agenda pemberantasan korupsi di tanah air. 

"Sebagaimana tertera dalam UU tersebut, KPK adalah lembaga negara dalam rumpun kekuasaan eksekutif yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun," ujar Mario, Rabu (24/10/2023).

Menurutnya, keberadaan serta eksistensi KPK sebagai lembaga penegak hukum yang merupakan mandat dan amanat daripada reformasi sangatlah penting dalam rangka mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia yang bersih, adil, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

 

Mario mengatakan, sebagai lembaga negara bersifat independen yang diberi tugas dan wewenang dalam melaksanakan pemberantasan korupsi. Kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri telah terbukti berhasil dalam melakukan pencegahan dan penindakan serta menyelematkan berbagai potensi kerugian keuangan negara akibat perilaku koruptif dari sejumlah pejabat negara. 

"Dalam melaksanakan agenda pemberantasan korupsi KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri sering kali mendapat gangguan ataupun serangan dari berbagai pihak eksternal yang tentunya merasa terganggu dengan keberadaan dan eksistensi KPK sebagai lembaga antirasuah," ujarnya.

Menurutnya, PMN serta Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) sebagai bagian dari masyarakat sipil menilai KPK adalah aset bangsa yang harus didukung serta dijaga keberadaannya agar terhindar dari intervensi dan gangguan dari pihak eksternal yang mencoba merusak ritme pemberantasan korupsi yang bertujuan mewujudkan Indonesia yang bersih. 

"PMN dan ARAK juga mengapresiasi komitmen KPK dibawah kepemimpinan Firli Bahuri yang telah menjalankan berbagai langkah, upaya, serta strategi pencegahan dan penindakan korupsi yang tentunya sangat dirasakan manfaatnya saat ini oleh masyarakat," katanya.

Dengan berbagai capaian dan keberhasilan tersebut lewat aksi damai ini, PMN dan ARAK menyampaikan 4 poin seruan sebagai komitmen mendukung agenda pemberantasan korupsi, yakni:

1. Mendukung Kinerja Lembaga KPK dalam pemberantasan Korupsi di Indonesia.

2. Mahasiswa dan Rakyat berkomitmen menginginkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi dapat fokus bekerja tanpa mendapat gangguan dari pihak eksternal apalagi dari para jejaring koruptor. 

3. KPK harus kita jaga dari jejaring koruptor yang ingin menghancurkan serta mau mendowngrade KPK.

4. Tindakan penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK jangan dianggap politisasi. Murni Bahwa KPK bekerja dengan Tegak Lurus kepada Hukum.

5. Semangat untuk Pimpinan KPK dan seluruh pegawai KPK, Mahasiswa dan Rakyat bersama KPK.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement