Kamis 07 Dec 2023 08:04 WIB

Dishub: Sistem Satu Arah Bisa Urai Kemacetan di Stasiun Bojonggede

Penumpang KRL dari arah Stasiun Bojonggede akan diarahkan menuju Terminal Bojonggede.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto
Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meninjau skybridge yang menghubungkan Stasiun Bojonggede dan Terminal Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (4/12/2023) sebelum diuji coba besok.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meninjau skybridge yang menghubungkan Stasiun Bojonggede dan Terminal Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (4/12/2023) sebelum diuji coba besok.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Seiring dengan diresmikannya Skybridge Bojonggede pada akhir pekan nanti, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mengubah arus lalu lintas di sekitar Stasiun Bojonggede menjadi sistem satu arah (SSA). SSA ini diyakni bisa mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar stasiun.

Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, menyebutkan, kemacetan biasanya terjadi di Pasar Bojonggede dan pintu stasiun karena pedagang, angkutan kota (angkot), hingga kendaraan parkir. Penerapan SSA ini akan diterapkan uji coba terlebih dulu.

“Mudah-mudahan bisa mengurai kemacetan sekitar 70-80 persen. Ini kan secara bertahap memberikan penyadaran kepada masyarakat. Dengan SSA nanti, diharapkan semua akan bisa lebih leluasa untuk pengguna kendaraan,” kata Agus, Rabu (7/12/2023).

Ia menjelaskan, rute dari SSA ini ialah darj Jalan Raya Bojonggede dibuat satu arah menuju Cilebut mulai dari Simpang Perumahan Griya Yasa Lestari hingga Simpang Kedung Waringin. Sehingga kendaraan dari Cilebut ataupun dari Graperi tidak bisa ke arah Stasiun-Terminal Bojonggede.

 

Sedangkan, sambung dia, warga harus memutar ke Jalan Kedung Waringin lanjut ke Jalan Kampung Pulo hingga Jalan Perumahan Griya Yasa Lestari dan keluar di Jalan Raya Bojonggede dekat perlintasan kereta.

“Harapan kami kepada masyarakat, ini kan baru, pasti banyak yang pro dan kontra atau mungkin merasa tidak biasa. Tapi insyaAllah ini akan menjadi kebiasaan yang bagus, akhirnya nanti di area tersebut akan lebih tertib, aman, dan nyaman,” ucapnya.

Sebelumnya, diberitakan Skybridge yang menghubungkan antara Stasiun Bojonggede dan Terminal Tipe C Bojonggede telah selesai dibangun. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan mengoperasikan dan memulai uji coba skybridge Bojonggede pada Selasa (5/12/2023) hingga peresmian pada 9 atau 10 Desember 2023.

Sekretaris BPTJ, Zamrides, menjelaskan nantinya penumpang kereta rel listrik (KRL) dari arah Stasiun Bojonggede akan diarahkan menuju Terminal Bojonggede. Begitu juga sebaliknya.

“Nanti dari ujung terminal ke ujung stasiun itu kira-kira membutuhkan waktu sekitar 4 menit. Maka akan tersambung dan tiba di stasiun, langsung bisa naik KRL,” kata Zamrides di Bogor, Senin (4/12/2023).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement