Senin 11 Dec 2023 15:47 WIB

Ada 25 Kasus Covid-19 di Kota Bandung, Warga Diingatkan Soal Masker

Warga terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bandung tidak ada yang dirawat di rumah sakit.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Irfan Fitrat
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat, melaporkan per Senin (11/12/2023) ini ada 25 kasus terkonfirmasi Covid-19. Mengantisipasi penyebaran penyakit itu, warga Kota Bandung diingatkan untuk selalu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta bisa kembali menggunakan masker, khususnya bagi yang tengah sakit.

“Kita ingatkan bahwa kasus (Covid-19) itu ada, walaupun tidak untuk menjadi panik. Kita juga tidak akan mengambil kebijakan yang seperti dulu-dulu, misalnya membatasi (aktivitas). Saya pikir belum terpikir ke sana,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Senin (11/12/2023).

Baca Juga

Namun, Ema mengingatkan masyarakat untuk menjaga PHBS. Diharapkan dapat meminimalkan potensi penyebaran kasus Covid-19. “Sekarang sudah ada orang yang terverifikasi kembali kena gejala (Covid-19). Makanya, siapa pun juga, sok sekarang orang kembali kepada perilaku sehat, cuci tangan, dan yang sakit silakan pakai masker,” kata Ema.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bandung Asep Saeful Gufron mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait penanganan Covid-19, termasuk soal pembentukan kembali satuan tugas (satgas).

 

“Kita masih tunggu arahan dari pusat karena di Kota Bandung kan (kasus Covid-19) belum begitu besar, tidak ada yang dirawat di rumah sakit juga,” ujar Asep, saat ditemui Republika di Pendopo Kota Bandung, Senin (11/12/2023).

Meski demikian, Asep mengatakan, perlu ada upaya antisipasi terhadap potensi kasus Covid-19 melonjak kembali. Ia meminta masyarakat bisa menjaga diri dengan PHBS dan memakai masker. “Kita imbau minimal pakai masker. Itu upaya-upaya yang sangat luar biasa, pakai masker. Terus menjaga perilaku hidup sehat dan bersih. Itu menjadi hal yang utama,” kata Asep, yang sempat menjadi ketua harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung itu.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin mengabarkan adanya 87 kasus Covid-19 yang tersebar di sejumlah daerah wilayah Jabar. Mengantisipasi peningkatan kasus, ia meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker.

“Pertama, kita ingatkan kembali masyarakat untuk menjaga prokes. Selain itu, bagi masyarakat yang merasa tidak enak badan, sebaiknya menggunakan masker,” ujar Bey.

Bey mengatakan, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk kembali mendorong warga melakukan vaksinasi Covid-19. Khususnya bagi warga yang vaksinasi Covid-19 terakhirnya lebih dari enam bulan. 

“Kita sudah mengeluarkan surat edaran. Bagi mereka yang imunisasi Covid-19 dan lebih dari enam bulan, sebaiknya diulang untuk vaksinasi. Tinggal datang ke puskesmas, vaksinnya masih gratis,” kata Bey.

Terkait dengan fasilitas kesehatan di Jabar dalam menghadapi kasus Covid-19, Bey memastikan kesiapannya. “Semua rumah sakit, puskesmas, sudah siap. Tapi, kita minta dari masyarakat juga prokes dijalankan dan segera imunisasi ulang,” kata Bey.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement