Ahad 31 Dec 2023 16:49 WIB

Polrestabes Bandung Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Malam Pergantian Tahun

Pemkot Bandung meminta warga tak euforia saat malam pergantian tahun.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Irfan Fitrat
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono
Foto: Dok Republika
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Jajaran Polrestabes Bandung, Jawa Barat, mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) atau tindak kejahatan saat malam pergantian tahun. Personel kepolisian pun disiagakan untuk melakukan pengamanan.

Kepala Polrestabes (Kapolrestabes) Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, pihaknya akan melakukan penindakan secara tegas terhadap orang-orang yang mengganggu kamtibmas di Kota Bandung. Termasuk juga gerombolan bermotor.

Baca Juga

“Pembelajaran malam tahun baru sebelumnya, banyaknya kejadian itu setelah malam tahun baru, masyarakat pulang kembali ke rumahnya, itu banyak terjadi gangguan kamtibmas, baik begal, perkelahian, dan tawuran,” kata Kapolrestabes.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menyiapkan petugas untuk bersama kepolisian dan TNI melakukan pengamanan saat momen malam pergantian tahun dan pengaturan lalu lintas. Untuk itu, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna, akan dikerahkan petugas gabungan, seperti dari Linmas dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Ema berharap momen malam pergantian tahun di Kota Bandung tetap berjalan kondusif. Ia pun mengimbau masyarakat tidak merayakan secara berlebihan dalam menyambut tahun baru ini. “Silakan masyarakat menikmati tahun baru, tapi tidak dengan euforia,” kata dia, saat meninjau kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), Kota Bandung, Ahad (31/12/2023).

Ema mengatakan, masyarakat dapat menyambut tahun baru di rumah sambil berdoa atau merenungkan perjalanan satu tahun ke belakang. “Tidak harus dengan hura-hura. Kalau ada euforia, petugas siap,” kata dia.

Menjelang tahun baru, rencananya dilakukan penutupan jalan layang Prof Mochtar Kusumaatmadja (dulu flyover Pasupati). Penutupan akan dilakukan mulai pukul 23.00 WIB pada Ahad hingga pukul 01.00 WIB, Senin (1/1/2024).

Petugas disebut akan berada di lokasi melakukan penjagaan sejak sekitar pukul 21.00 WIB. “Banyak masukan komplain, orang berkumpul di sana, ada lemparan yang merugikan warga yang tinggal di bawah jembatan (jalan layang),” kata Ema.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement