Jumat 26 Jan 2024 21:14 WIB

Sepanjang 2023, Aktivis Roda Amal Gelar Program Jumat Barokah di Jabar Puluhan Kali

Penyaluran terbesar masih dilakukan ke komunitas Panti Yatim dan Panti Lansia

Roda Amal, sociopreneur asal Sarijadi, Kota Bandung, bagikan makanan Jumat Barokah.
Foto: Istimewa
Roda Amal, sociopreneur asal Sarijadi, Kota Bandung, bagikan makanan Jumat Barokah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Yayasan Roda Amal Bersama (RAB), selama 2023 kemarin, sebagai aktivitas Jumat Barokah telah membuat program Jsebanyak 49 kali. Menurut Muhammad Sufyan Abd, Founder dan CEO RAB, target amal programnya ada di Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang. 

Sedangkan donatur tetap, tercatat berasal dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Jakarta, Kota Tangerang, Kabupaten Purwakarta, Kota Depok, Kota Palu, Kota Medan, dan Kota Denpasar. 

Baca Juga

Penyaluran terbesar masih dilakukan ke komunitas Panti Yatim, Panti Lansia, serta Tempat Penampungan Sampah (TPS) di Kota Bandung dan Kota Cimahi. "Selain itu, kami juga memberikan santunan untuk masyarakat terdampak gempa Cianjur tahun 2022, komunitas disabilitas di Cianjur, serta renovasi masjid/madrasah di tiga kota/kabupaten," ujar Sufyan, Jumat (26/1/2024).

Sementara untuk renovasi sarana prasarana agama Islam, kata dia, bantuan disalurkan antara lain ke Masjid Asyuhada di Kopo, Kota Bandung, Pesantren Jamharul Qohwi, Bojong Picung, Cianjur, Madrasah Ibu Tim-Tim di Cirumput, Kabupaten Cianjur. Adapun TPS yang intens menerima, terutama saat Bandung Raya krisis sampah, diantaranya TPS Sarimadu Barat, TPS Sukaraja, TPS Gunung Batu, TPS Sukarasa, dan TPS Pasar Cimindi. 

 

Menurutnya, pihaknya telah terdaftar resmi di bawah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cimahi sebagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) akhir tahun lalu. 

"Tahun 2023 juga kami pun sudah resmi membuat MoU dengan organisasi disabilitas terbesar di Indonesia, yakni HDWI, singkatan dari Himpunan Disabilitas Wanita Indonesia DPC Kabupaten Cianjur. Di bawah ketuanya, Teh Ela, mereka membina banyak sekali disabilitas di Cianjur, terutama daerah pelosok yang lebih memerlukan," paparnya.

Selain tercatat resmi negara, pelaksana kegiatan rutinan Jumat Barokah itu juga telah resmi memiliki akun perbankan yayasan di tiga bank terbesar di Indonesia. RAB, difasilitasi Kepala Dinsos Cimahi Drs Ahmad Saefulloh, MM menjadi LKS dalam proses di dinas kurang dari sepekan. Saat ini, RAB terdaftar sebagai LKS Bidang Pelayanan Sosial dan Kemanusiaan bernomor PY.02.01/19/Dinsos. 

Adapun sebelum diakui resmi, tahapan menjadi LKS dimulai dari Agustus 2023, dengan proses pendaftaran diawali perolehan surat izin domisili dengan izin tetangga satu RT disertai pengesahan dari Ketua RT dan RW. Selain domisili, juga dimintakan berkas pengesahan dari Kementerian Hukum dam HAM, bebas pajak tahunan, legalitas sekretariat.

"(Pengesahan) Ini memudahkan kami untuk bergerak lebih luas, seperti akses perbankan. Sebab, setelah RAB berjalan empat tahun, donatur itu kecenderungan ingin rekening bank resmi yayasan serta sama bank-nya agar tidak ada fee transaksi beda bank," kata Dosen Digital PR Tel-U itu. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement