Senin 19 Feb 2024 14:14 WIB

Kesadaran Masyarakat Terkait Kesehatan Gigi dan Mulut di Jabar Mulai Meningkat

Saat ini rata-rata pasien datang ke dokter, kerusakan giginya relatif masih ringan

Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSDGM) Unpad, Kosterman Usri (kanan)
Foto: Dok Republika
Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSDGM) Unpad, Kosterman Usri (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Kesadaran masyarakat terkait kesehatan gigi dan mulut saat ini mulai meningkat. Menurut Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSDGM) Unpad, Kosterman Usri, ada beberapa hal yang bisa menunjukkan kalau kesadaran masyarakat terkait kesehatan gigi tersebut naik.

"Salah satu indikatornya sekarang rasanya, sudah tidak ada yang tidak tahu tentang gosok gigi ya jadi semuanya sudah tahu," ujar Kosterman usai peresmian Funcion Hall ke RSGM Unpad, Senin (19/2/2024).

Baca Juga

Indikator lainnya, kata dia, sekarang ini masyarakat yang datang ke rumah sakit gigi dengan kondisi gigi rusak parah sudah jarang. Jadi, rata-rata pasien datang ke dokter gigi saat kerusakan relatif masih ringan.

Khusus di RSGM Unpad kata dia, pihaknya sehari melayani pasien sekitar 300 orang  dengan berbagai keluhan. Para pasien tersebut, banyak yang datang untuk memeriksakan langit-langit bibir, sebagai layanan unggulannya. Selain itu, pasien juga banyak yang datang ke layanan untuk pasien berkebutuhan khusus.

"Mungkin di tempat orang lain tidak ada kita punya unit kerja untuk melayani pasien yang berkebutuhan khusus ya," katanya. 

Menurutnya, pendidikan dokter gigi pun selain membutuhkan peralatan klinis juga membutuhkan ruang pembelajaran modern dengan fasilitas multimedia. Pihaknya pun, berterima kasih pada PT Cobra Dental Indonesia, sebuah perusahaan alat dan bahan kedokteran gigi yang menghibahkan Funcion Hall ke RSGM Unpad. Karena, hadirnya funcion hall di RSGM Unpad dapat memberikan dampak positif bagi proses pendidikan.

“Kami sangat berterima kasih atas komitmen Cobra Dental dalam mendukung misi pendidikan kami, function hall ini akan menjadi fasilitas penting dalam proses pendidikan di RSGM unpad serta menjadi bukti adanya kolaborasi antara rumah sakit dan pelaku industri,” kata Kosterman.

Di tempat yang sama, Direktur PT Cobra Dental, Andrian Susanto mengatakan, berdasarkan data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), lebih dari 50 persen penduduk di Indonesia menderita masalah kesehatan gigi dan mulut, termasuk karies gigi, penyakit gusi, dan infeksi mulut lainnya.

“Kalau di Indonesia tiga sampai lima tahun terakhir sudah meningkat cukup baik, saya rasa karena ini banyak peran dari pemerintah sendiri,” kata Andrian Susanto.

Faktor tersebut,  dikarenakan kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan gigi yang berkualitas, rendahnya tingkat kesadaran tentang pentingnya perawatan gigi, dan kurangnya jumlah tenaga kesehatan yang terlatih, menjadi penyebab utama.

“Jadi RSGM menjadi salah satu yang terdepan, salah satu yang paling unggul dalam melaksanakan pelayanan, jadi peningkatan pelayanan terhadap pasien atau masyarakat yang semakin baik, lalu edukasi karena produk tersebut tidak lepas dari edukasi,” katanya.

RSGM Unpad memegang peranan penting dalam mencetak tenaga kesehatan karena saat ini menjadi tempat pendidikan bagi calon dokter gigi, dokter gigi spesialis, terapis gigi, tekniker gigi, serta tenaga kesehatan lainnya.

Selain itu RSGM Unpad juga meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan perawatan gigi yang teratur, serta menguatkan sistem pendidikan dan pelatihan berkelanjutan. “Kita melihat RSGM Unpad menjadi salah satu pionir, salah satu rumah sakit gigi dan mulut di Indonesia yang terdepan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement