Selasa 25 Mar 2025 10:10 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, Pelatihan Digelar di SLB

Pelatihan menghadikan perwakilan Perkins International untuk wilayah Asia Pasifik.

Pelatihan Guru Sahabat Keluarga digelar di beberapa SLB
Foto: Dok Republika
Pelatihan Guru Sahabat Keluarga digelar di beberapa SLB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Perkins International menggelar pelatihan "Guru Sahabat Keluarga" di Kabupaten Sumedang. Kegiatan yang berlangsung dari 11 Februari hingga 20 Maret 2025 ini, digelar di dua lokasi. Yakni, SLB Rahmah Dewi Sumedang dan SLBN B Kabupaten Sumedang dengan melibatkan 60 guru SLB sebagai peserta.

Menurut Inisiator Kegiatan ini, Dede Supriyanto, pelatihan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara guru dan keluarga dalam mendukung pendidikan anak berkebutuhan khusus. Pesertanya, terdiri dari guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Para guru, diberikan pemahaman mendalam mengenai komunikasi efektif dengan keluarga, strategi kolaborasi dalam penyusunan kurikulum, serta cara melibatkan keluarga dalam program sekolah.

Baca Juga

Program ini, kata dia, merupakan langkah konkret dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. "Kolaborasi antara guru dan keluarga sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan adanya komunikasi yang baik, kita dapat memahami kebutuhan mereka secara lebih mendalam dan memberikan dukungan yang sesuai," ujar Dede, Selasa (25/3/2025).

Pelatihan "Guru Sahabat Keluarga" ini, kata dia, diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam membangun sinergi antara guru dan keluarga demi menciptakan pendidikan inklusif yang lebih baik. "Dengan adanya kegiatan ini, guru tidak hanya menjadi pendidik di dalam kelas, tetapi juga mitra strategis bagi keluarga dalam mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus," katanya.

Kegiatan ini juga, dihadiri oleh Rosemary Macapagal-Alonzo atau yang akrab disapa Mary dan Grace Francisco Torres, perwakilan dari Perkins International untuk wilayah Asia Pasifik. Dalam sesi berbagi pengalamannya, Mary mengisahkan perjalanan hidupnya sebagai ibu dari anak berkebutuhan khusus. Kisahnya memberikan inspirasi bagi para peserta tentang pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak.

Selain sesi tatap muka, peserta juga menjalani On the Job Learning (OJL) untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh secara langsung di sekolah masing-masing. Struktur program pelatihan mencakup materi tentang membangun hubungan dengan keluarga, meningkatkan komunikasi efektif, serta melibatkan keluarga dalam penyusunan kurikulum dan program sekolah.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement