Senin 15 Dec 2025 08:10 WIB

Resbob Penghina Suku Sunda Kabur, Akhirnya Ditangkap di Jateng

Masyarakat yang melihat Resbob, harus melaporkan tidak main hakim sendiri

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Streamer Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob meminta maaf setelah menghina suku Sunda.
Foto: Republika.co.id
Streamer Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob meminta maaf setelah menghina suku Sunda.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Rekaman video yang menunjukkan puluhan orang diduga menggeruduk kediaman Adimas Firdaus alias Resbob di wilayah Jawa Barat (Jabar), beredar di media sosial. Penggerudukan diduga terjadi akibat pernyataan pelaku yang menghina suku Sunda dan suporter Persib Bandung Viking.

Namun, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membantah adanya penggerudukan rumah Resbob di wilayah Jabar. Sebab, pihaknya tidak menemukan adanya rumah pelaku di Jabar.

Baca Juga

"Sejauh ini kami tidak mendapatkan alamat Resbob yang ada di Jawa Barat. Berarti informasi itu sementara tidak benar," ujar Hendra, Senin (15/12/2025).

Hendra mengimbau masyarakat yang menemukan, melihat Resbob untuk melaporkan yang bersangkutan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Sebab dapat menimbulkan kerugian.

"Kami minta kepada orang tuanya, saudaranya, yang apabila ada komunikasi intens dari Resbob, agar melaporkan kepada kami dan bisa menyerahkan diri kepada kami sehingga untuk proses ini bisa berjalan dengan baik," kata dia.

Polda Jabar pun, mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusifitas di lapangan maupun di media sosial. Ia meminta masyarakat percaya kepada polisi yang tengah menangani kasus tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jabar, terus mengejar Adimas Firdaus alias Resbob Youtuber yang telah menghina suku Sunda dan suporter Persib Bandung Viking. Mereka menduga pelaku hendak kabur dengan berpindah-pindah tempat di wilayah pulau Jawa.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penyidik telah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Resbob kepada suku Sunda dan Viking. Pihaknya melacak sejumlah kota yang diduga didatangi pelaku untuk melarikan diri.

"Kami dengan tim kami telah melakukan pelacakan di beberapa lokasi. Kami sampaikan saja lokasi yang pertama kami dapatkan adalah alamat di Jakarta," ujar Hendra, Senin (15/12/2025).

Hendra mengatakan pihaknya mengunjungi kediaman pelaku di Jakarta dan bertemu dengan orang tuanya. Setelah itu, penyidik melakukan pelacakan di dua lokasi di wilayah Surabaya, dan Pasuruan, Jawa Timur. "Kami disini telah bertemu dengan pacarnya, informasi dari penyidik yang melakukan penyelidikan," kata dia.

Menurut Hendra, pelaku pun terlacak berpindah tempat ke Jawa Tengah. Pihaknya kemudian mengejar pelaku dan melacak keberadaannya untuk segera diamankan.

"Ya kita mendapatkan laporan seperti itu (berpindah-pindah tempat) dari penyidik tetap kita berupaya semaksimal mungkin agar memberikan rasa keadilan dan kondusifitas baik di masyarakat sunda maupun media sosial," kata dia.

Ditangkap di Jateng...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement