Rabu 17 Dec 2025 12:03 WIB

Siapa Resbob, YouTuber yang Bikin Masyarakat Sunda Murka?

Dia kerap menampilkan perilaku yang terkesan arogan saat melakukan siaran langsung.

YouTuber Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). Direktorat Siber Polda Jabar memeriksa Adimas Firdaus setelah ditangkap di Semarang, Jawa Tengah, terkait kasus video berisi dugaan ujaran kebencian kepada Suku Sunda dan suporter Persib Bandung yaitu Viking.
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
YouTuber Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). Direktorat Siber Polda Jabar memeriksa Adimas Firdaus setelah ditangkap di Semarang, Jawa Tengah, terkait kasus video berisi dugaan ujaran kebencian kepada Suku Sunda dan suporter Persib Bandung yaitu Viking.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Adimas Firdaus alias Resbob, seorang YouTuber yang menjadi sorotan publik setelah video berisi ujaran bernada kasar terhadap suku Sunda dan pendukung Persib (Viking) beredar luas di media sosial. Potongan siaran langsungnya tersebut cepat menyebar dan memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama karena isi ucapannya dianggap menghina dan merendahkan.

Sosok Resbob sendiri bukan nama baru dalam berbagai polemik di dunia maya. Dia kerap mencuri perhatian lewat konten yang mengundang kontroversi dan perdebatan. Namun kali ini, kemarahan publik terutama dari warga Sunda dan masyarakat Jawa Barat mencapai titik yang lebih serius.

Lalu, seperti apa sebenarnya sosok Adimas Firdaus alias Resbob? 

Adimas Firdaus, yang lebih akrab disapa Resbob, mulai dikenal luas publik setelah muncul bersama adiknya yang juga kreator konten, Muhammad Jannah atau Bigmo. Berbeda dengan Bigmo yang dikenal ramah dan fokus membuat konten gaming, Resbob justru tampil dengan kepribadian yang lebih blak-blakan.

Ia aktif di berbagai platform seperti YouTube Rgbgob dan TikTok, dan kerap menampilkan perilaku yang terkesan arogan saat melakukan siaran langsung. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan sering disertai kata-kata kasar menjadi ciri khasnya.

Menurut pengakuannya, pendekatan tersebut memang sengaja dipilih sebagai strategi untuk menarik perhatian, karena ia menilai penonton di Indonesia cenderung menyukai drama dan konflik. Dari konten bernada provokatif itulah namanya mulai mencuat dan dikenali banyak orang.

Sepanjang aktivitasnya di dunia maya, Resbob sering memicu kontroversi akibat ucapannya yang menyinggung dan memancing emosi penonton. Cara berbicara-nya yang memprovokasi semula dianggap hanya sebagai trik untuk menaikkan interaksi, namun belakangan justru berbalik menjadi sorotan negatif.

Berbagai video dan cuplikan siarannya memperlihatkan gimmick serta tindakan yang dinilai berlebihan. Hal itu membuat sebagian besar warganet geram dan menilai popularitasnya kini condong pada citra negatif, bukan lagi sekadar hiburan.

 
 
 
Bekyk hierdie plasing op Instagram
 
 
 

'n Plasing gedeel deur Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement