Jumat 02 Jan 2026 14:05 WIB

Seorang Atlet Terjun yang Hilang di Pangandaran Ditemukan Tewas

Kedua penerjun terbang gunakan pesawat Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha.

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Erik Purnama Putra
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana dan Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan.
Foto: Republika
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana dan Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang penerjun asal Kabupaten Bandung, Widiasih (58 tahun) yang dinyatakan hilang usai jatuh saat melakukan penerjunan di Perairan Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran, Selasa (30/12/2025), ditemukan pada Jumat (2/1/2026). Dia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Dua atlet terjun payung asal Kabupaten Bandung terjatuh usai kehilangan kendali saat melakukan penerjunan di Perairan Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Selasa. Satu ditemukan meninggal dan satu dinyatakan hilang.

Baca Juga

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan, sekitar pukul 07.45 Wib tim penyelamat gabungan mendapatkan informasi dari nelayan Cilacap KM murah rezeki di Perairan Pangandaran ditemukan jenazah. Dengan tanda-tanda korban yang dicari atas nama Widiasih (58 tahun) di Perairan Bagolo dengan jarak 14 kilometer (km) dari lokasi kejadian.

Ade menyebut, tim langsung melaksanakan evakuasi ke wilayah Batukaras. Sekitar pukul 09.20 WIB, sambung dia, korban tiba di TPI Batukaras dan selanjutnya dibawa ke RSUD Pandega. "Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ucapnya saat dikonfirmasi dari Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement