REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat menyatakan kesiapan menghadapi Pemilu 2029. Wakil Ketua PSI Jawa Barat, Iwan Koswara, mengatakan struktur kepengurusan PSI di Jawa Barat telah terbentuk 100 persen hingga tingkat kecamatan. Kini, PSI memasuki tahap penguatan konsolidasi serta kesiapan administrasi menuju verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2027.
Hal itu disampaikan Iwan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Jawa Barat di Bandung, Rabu (7/1/2026), yang diikuti pengurus DPW, DPD, dan DPC se-Jawa Barat. “PSI Jawa Barat siap menghadapi Pemilu 2029. Struktur partai sudah lengkap, sekarang fokus kami memastikan konsolidasi berjalan efektif dan solid,” ujar Iwan.
Menurut dia, Rakorwil menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman kader terkait arah kebijakan partai dan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, khususnya dalam penguatan organisasi dan keanggotaan. DPP PSI, kata Iwan, juga telah menetapkan sejumlah target nasional, termasuk penguatan infrastruktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Menatap Pemilu 2029 dibutuhkan infrastruktur partai yang kuat sampai ke tingkat paling bawah,” katanya.
Iwan menekankan pentingnya pembenahan administrasi partai sebagai bagian dari persiapan verifikasi KPU. Pengalaman PSI dalam dua kali tahapan verifikasi sebelumnya menjadi pelajaran agar data keanggotaan benar-benar valid.
“Administrasi adalah kunci. Keanggotaan harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Iwan.
Ia menambahkan, DPP PSI menargetkan pada 2026 setiap daerah memiliki minimal 4.000 anggota yang memenuhi persyaratan administrasi. Target tersebut akan menjadi indikator kinerja struktur partai di daerah.
Saat ini, PSI Jawa Barat terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas rekrutmen anggota, serta memantapkan kesiapan organisasi menuju Pemilu 2029.