Jumat 13 Feb 2026 14:45 WIB

Jelang Ramadhan, Taksi Listrik Pertama Hadir di Bandung

50 unit e-Bluebird BYD e6 memperkuat kesiapan layanan menjelang Ramadhan dan Lebaran.

Bluebird Group resmi menghadirkan taksi listrik pertama di Bandung. Sebanyak 50 unit e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6 turut memperkuat kesiapan layanan menjelang Ramadhan dan Lebaran.
Foto: istimewa
Bluebird Group resmi menghadirkan taksi listrik pertama di Bandung. Sebanyak 50 unit e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6 turut memperkuat kesiapan layanan menjelang Ramadhan dan Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Untuk memperluas pilihan mobilitas berkelanjutan warga lokal, Bluebird Group resmi menghadirkan taksi listrik pertama di Bandung. Sebanyak 50 unit e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6 turut memperkuat kesiapan layanan menjelang Ramadhan dan Lebaran.

Ketua Tim Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Andika Indra

menekankan peran mobilitas dalam mendukung sektor pariwisata. Sebagai kota dengan karakter mobilitas yang dekat dengan aktivitas sosial dan gaya

hidup, masyarakat Bandung cenderung melakukan perjalanan menuju titik-titik

pertemuan, pusat kuliner, hingga ruang publik.

Pada periode Ramadhan dan Lebaran, pola perjalanan semakin terfokus pada agenda berbuka puasa, silaturahmi, dan persiapan perjalanan keluarga. Dengan begitu, masyarakat membutuhkan layanan mobilitas yang mudah diakses dan dapat diandalkan dalam keseharian.

“Kehadiran taksi listrik Bluebird mendukung Bandung sebagai tujuan wisata yang modern," ujar Andika, belum lama ini.

Andika mengatakan, akses mobilitas yang andal menjadi faktor penting dalam menghadirkan pengalaman wisata yang nyaman dan berkelanjutan. Khususnya dalam menjangkau destinasi budaya, kuliner, dan kawasan ekonomi kreatif, terutama saat lonjakan kunjungan di musim liburan dan Ramadhan.

General Manager Bluebird Group Bandung, Ken Edithya mengatakan kehadiran e-Bluebird menjadi langkah penting dalam transformasi layanan Bluebird di

Bandung.

“Kami ingin menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis,

khususnya dalam mendukung pengalaman mobilitas masyarakat Bandung yang lebih tenang selama bulan Ramadan, tanpa khawatir soal kemacetan dan parkir yang terbatas. Kami berharap layanan ini dapat menjadi pilihan untuk berbagai perjalanan dengan akses yang mudah di berbagai titik aktivitas masyarakat,” kata Ken.

Agus Didik Suseno, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyambut baik kehadiran taksi listrik Bluebird. Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas transportasi di daerah.

“Armada ini menjadi bagian dari solusi mobilitas harian masyarakat Bandung yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri transportasi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur, menghadirkan layanan transportasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Agus.

Selain peluncuran armada listrik, Bluebird juga memperkuat kesiapan operasional selama Ramadhan dan Lebaran melalui ekosistem layanan Bluebird, Goldenbird, Bigbird, dan Cititrans dengan total lebih dari 700 armada.

Selama periode ini, layanan Bluebird banyak dimanfaatkan untuk perjalanan harian seperti berbuka puasa, ziarah, dan silaturahmi. Sementara Goldenbird dan Cititrans digunakan untuk perjalanan antar kota. Bigbird dimanfaatkan untuk kebutuhan rombongan, termasuk kegiatan komunitas dan keluarga besar.

Memasuki periode Lebaran, arus balik menjadi puncak permintaan layanan. Pada 2025, Bandung mencatatkan pertumbuhan transaksi Bluebird tertinggi dibandingkan kota lain, dengan kenaikan 37 persen dibandingkan periode sebelum Ramadhan.

Layanan e-Bluebird dapat diakses melalui call center serta berbagai pangkalan strategis seperti Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang dan Tegalluar, Mal Paris Van Java (PVJ), Paskal 23 Trans, Studio Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, serta Cititrans Dipati Ukur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement