Senin 09 Mar 2026 19:12 WIB

Dishub KBB Bersiap Menyambut Arus Mudik Lebaran yang Diprediksi Terjadi Dua Gelombang

Kabupaten Bandung Barat merupakan wilayah perlintasan bagi pemudik.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Kawasan Simpang Padalarang di Kabupaten Bandung Barat yang Merupakan Jalur Utama Pemudik Lebaran yang Menggunakan Jalur Arteri Menunu Wilayah Priangaan Timur.
Foto: Ferry Bangkit/ Republika
Kawasan Simpang Padalarang di Kabupaten Bandung Barat yang Merupakan Jalur Utama Pemudik Lebaran yang Menggunakan Jalur Arteri Menunu Wilayah Priangaan Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersiap menghadapi arus mudik lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Personel serta sarana dan prasarana mulai disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik lebaran tahun ini.

Seperti diketahui Kabupaten Bandung Barat merupakan wilayah perlintasan bagi pemudik, baik yang menggunakan jalur arteri maupun ruas jalan tol. Untuk ruas jalan tol, pemudik biasanya mengarah dari Jakarta-Cikampek-Purwakarta-Padalarang (KBB)-Cileunyi.

Baca Juga

Sedangkan untuk akses non tol biasanya wilayah Bandung Barat dilintasi pemudik yang mengarah dari Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur-Cipatat-Padalarang via Jalan Raya Cipatat-Padalarang. Kemudian dari arah Karawang-Purwakarta-Cikalongwetan-Padalarang via Jalan Raya Purwakarta serta dari arah Subang via Lembang menuju Bandung hingga wilayah Priangan seperti Garut, Tasik dan sebagainya.

"Untuk persiapan menyambut arus mudik terus kami matangkan baik dari personel maupun sarana dan prasarana penunjangnya," kata Kepala Dishub KBB, Mochammad Ridwan Evi saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).

Pihaknya memprediksi arus mudik gelombang pertama akan terjadi pada 14-15 Maret 2026 karena sudah diberlakukannya penerapan work form anywhere (WFA) dan gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026 yang bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi. "Dirpediksi ada dua gelombang lonjakan pemudik. Pertama itu 14-15 Maret bertepatan dengan penerapan WFA, gelombang kedua 18-19 Maret dan nyambung ke weekend," ucap Ridwan Evi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement