REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Dua hari usai Lebaran Idul Fitri 2026, arus balik penumpang terlihat memadati stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon, Senin (23/3/2026). Para calon penumpang pun diminta berangkat lebih awal ke stasiun agar tidak terlambat, mengingat kepadatan jalan raya pada arus balik Lebaran juga meningkat.
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan, pada Senin (23/3/2026) per pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 3 Cirebon sejumlah 12.068 penumpang. Sedangkan kedatangan penumpang mencapai 9.584 penumpang.
“Kepadatan penumpang yang berangkat pada arus balik sudah terlihat dari kemarin (Ahad), yang mencapai 13.748 penumpang,” ujar Muhibbuddin, Senin (23/3/2026).
Muhibbuddin menambahkan, pada 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual mencapai 76.487 tiket atau 75 persen dari total kapasitas yang telah disediakan 102.300 tiket. Adapun kereta keberangkatan dari Daop 3 Cirebon yaitu KA Gunung Jati relasi Semarang Tawang - Cirebon - Gambir PP, KA Cakrabuana relasi Purwokerto - Cirebon - Gambir PP, KA Ranggajati relasi Cirebon - Jember PP dan KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan - Semarang Poncol serta Brebes - Semarang Poncol.
"Kami menghimbau kepada calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan agar tidak terlambat, mengingat kepadatan jalan raya pada arus balik Lebaran mulai meningkat," kata Muhibbuddin.
Setiap calon penumpang pun diminta memperhatikan barang yang akan dibawa. Adapun aturan barang bawaan yang diterapkan adalah setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi ke dalam KA dengan berat maksimum 20 kilogram, volume maksimum 100 dm3 dengan ukuran dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm.