Jumat 03 Apr 2026 02:45 WIB

Perjalanan Kereta Api Lintas Maswati-Sasaksaat Kembali Normal

KAI pastikan perjalanan kereta api di lintas Maswati-Sasaksaat kembali normal setelah gangguan longsoran. Keamanan dan keandalan terjamin.

Rep: antara/ Red: antara
KAI: Perjalanan kereta api di lintas Maswati-Sasaksaat kembali normal.
KAI: Perjalanan kereta api di lintas Maswati-Sasaksaat kembali normal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan bahwa perjalanan kereta api di lintas Maswati-Sasaksaat di wilayah Bandung, Jawa Barat, telah kembali normal pada Kamis pagi. Hal ini terjadi setelah gangguan akibat longsoran pada Rabu (1/4/2026) yang sempat menghambat perjalanan.

Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, proses penanganan dilakukan secara intensif dan terkoordinasi untuk memastikan jalur dapat kembali beroperasi dengan aman. "Proses evakuasi dan pemulihan jalur berhasil diselesaikan dengan baik. Pada Rabu malam pukul 23.13 WIB, lokomotif telah kembali berada di rel dan evakuasi KA Ciremai dinyatakan selesai," ujar Anne.

Percepatan penanganan dilakukan dengan mengedepankan standar keselamatan dan keandalan operasional. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan menyeluruh, kondisi prasarana dinyatakan aman untuk dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.

Sebelumnya, material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan terganggunya perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah perjalanan kereta api lain. KAI segera melakukan penyesuaian pola operasi sebagai bagian dari langkah pengendalian untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan.

Anne Purba juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di lapangan dan pihak terkait atas respons cepat dan koordinasi yang solid dalam penanganan kejadian ini. "Kami berterima kasih atas kepercayaan dan pengertian pelanggan. KAI terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, andal, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement