Rabu 29 Apr 2026 17:43 WIB

Objek Wisata The Little Niagara Tutup Sementara karena Longsor

Akses menuju lokasi wisata tertutup total.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat Asep Sehabudin mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim asesmen sekaligus mendukung proses pembersihan material longsor yang menutup akses menuju kawasan wisata Curug Malela.
Foto: Dok/Instagram @ig_nusantara
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat Asep Sehabudin mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim asesmen sekaligus mendukung proses pembersihan material longsor yang menutup akses menuju kawasan wisata Curug Malela. "Betul terjadi (peristiwa longsor Curug Malela), dan kami dari tim BPBD kami sudah menurunkan tim untuk meninjau lokasi longsor di wisata tersebut," kata Asep. Selain melakukan asesment lapangan, BPBD KBB menyebut pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata terkait langkah penanganan dampak longsor di destinasi wisata tersebut. "Upaya sekarang kami melakukan fokus untuk koordinasi sama Dinas Pariwisata untuk mengenai longsor tempat wisata Curug Malela di Desa Cicadas, Rongga," ujar dia. (Dok/Ferry Bangkit Rizki). Foto: Objek Wisata Curug Malela di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, KBB, Jawa Barat. Objek Wisata yang Dijuluki The Little Niagara itu Ditutup Sementara karena Longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Objek wisata Curug Malela di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat ditutup sementara. Penutupan dilakukan karena terjadinya longsor di sejumlah titik dan rusaknya fasilitas air terjun yang dijuluki 'The Little Niagara' itu. 

Bencana alam itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Ahad hingga Senin (26-27/4). Akibat kejadian itu, akses menuju lokasi wisata tertutup total dan operasional wisata untuk sementara dihentikan.

Baca Juga

"Ada enam titik longsor yang langsung menutup akses jalan ke Curug Malela. Warung ada yang ambruk dan fasilitas toilet juga hancur akibat tertimbun material longsor," kata Pengelola wisata Curug Malela, Leo Marwan saat dihubungi, Rabu (29/4/2026).

Meski kerusakan cukup signifikan, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hal itu karena lokasi warung dalam kondisi kosong saat peristiwa terjadi. 

Saat ini, pengelola bersama warga setempat masih melakukan upaya penanganan darurat dengan peralatan seadanya. Proses evakuasi material longsor pun berjalan lambat karena keterbatasan akses. 

"Kami evakuasi alat seadanya karena alat berat tidak bisa masuk ke sini. Materialnya sangat tebal, jadi butuh waktu untuk bisa membuka akses kembali. Operasional wisata kami tutup dulu sampai jalur benar-benar aman untuk dilalui pengunjung," kata Leo. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement