Jumat 14 Aug 2026 22:57 WIB

Lima Hektare TPAS Kuningan Dilalap Api, Kebakaran Terus Meluas

Cuaca kering dan kemarau panjang mempercepat kebakaran.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Karta Raharja Ucu
Petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api (ilustrasi)
Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, belum berhasil teratasi. Memasuki hari kedua, Kamis (13/8/2026), lahan yang telah terbakar mencapai sekitar lima hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menjelaskan, munculnya api dan asap dari tumpukan sampah mulai diketahui pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kobaran api kemudian cepat membesar yang disebabkan tiupan angin kencang dan cuaca kering musim kemarau.

Baca Juga

Upaya pemadaman pun melibatkan petugas gabungan dari berbagai instansi. Pada hari ini, Kamis (13/8), upaya pemdaman bahkan dilakukan sekitar 200 personil yang dibagi menjadi sejumlah regu di beberapa titik api yang tersebar di sebelah utara dan selatan. 

“Pada hari ini, kami juga melakukan pemantauan dan pengambilan gambar citra drone dan  menggunakan drone thermal untuk pemetaan titik panas/api untuk memudahkan upaya pemadaman,” kata Indra, Kamis (13/8/2026).

Ia menjelaskan, pemadaman pada hari ini dilakukan mulai pukul 08.30 WIB sampai 17.30 WIB. Selanjutnya, dilanjutkan dengan monitoring mulai pukul 19.00 WIB.

“Area yang terbakar diperkirakan sekitar lima hektare,” jelasnya. Penanganan pemadaman lanjutan akan dilakukan pada Jumat (14/8/2026) dan akan ditetapkan setelah hasil breafing dan evaluasi tim gabungan.

Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi