Sabtu 05 Sep 2026 09:40 WIB

Jelang Laga Persib, Legislator Tedy Rusmawan Dorong Akses Tol Gedebage Dioptimalkan

Aspirasi tersebut disampaikan Tedy pada rapat paripurna DPRD Jawa Barat.

Rep: Muhammad Taufik/ Red: Muhammad Hafil
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan (dapil) Kota Bandung-Cimahi, Tedy Rusmawan.
Foto: Muhammad Taufik/Republika
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan (dapil) Kota Bandung-Cimahi, Tedy Rusmawan.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan (dapil) Kota Bandung-Cimahi, Tedy Rusmawan, menyampaikan aspirasi terkait persoalan kemacetan di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Hal ini menjadi perhatiannya menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2026/2027.

Aspirasi tersebut disampaikan Tedy melalui interupsi dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat, Jumat (5/9/2026). Ia meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, khususnya ketika Persib Bandung menjalani pertandingan kandang di Stadion GBLA.

Legislator dari PKS itu mengatakan Liga 1 akan mulai bergulir pada Ahad (6/9/2026), dengan Persib dijadwalkan menggunakan Stadion GBLA sebagai salah satu venue pertandingan. Menurut dia, persoalan kemacetan di kawasan stadion kerap menjadi keluhan masyarakat.

“Kami mengusulkan kepada Pemprov Jabar untuk membuat surat kepada Kementerian PU, BPJT, kemudian juga kepada Jasa Marga,” ujar Tedy dalam interupsinya.

Salah satu yang diusulkan adalah membuka kembali akses Tol Padaleunyi KM 151. Tedy menyebut akses tersebut sebenarnya telah tersedia dan pernah dimanfaatkan pada momentum tertentu. Ini termasuk periode Desember 2024 dan Natal 2025.

Menurut dia, fasilitas yang sudah tersedia tersebut sebaiknya dapat dioptimalkan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan menuju kawasan GBLA.

Selain KM 151, Tedy juga meminta pengoperasian akses Tol Padaleunyi KM 149 dioptimalkan. Ia menyoroti jam operasional akses tersebut yang saat ini masih terbatas pada pukul 06.00 hingga 10.00, sementara pertandingan Persib kerap berlangsung pada malam hari.

“Kita ketahui Persib ini sering main malam, jam 07.00 sampai jam 09.00. Mudah-mudahan surat yang disampaikan Pemprov Jabar ini secara khusus bisa menangani kemacetan di GBLA,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan Pemprov Jabar akan terlebih dahulu meminta surat dari PT Persib Bandung Bermartabat atau panitia pelaksana pertandingan sebagai dasar pengajuan kepada pemerintah pusat.

Erwan menilai pembukaan akses KM 151 perlu dikaji karena lokasinya yang sangat dekat dengan pintu masuk stadion. Terlebih, saat ini terdapat sejumlah titik pemeriksaan bagi penonton yang hendak memasuki kawasan GBLA.

“Kalau Tol 151 ini kan sudah sangat dekat sekali dengan pintu masuk ke stadion. Ini bisa menyebabkan kemacetan dan juga pemeriksaan yang sulit,” kata Erwan.

Karena itu, Erwan membuka kemungkinan mengoptimalkan akses Tol KM 149 dengan memperpanjang waktu operasionalnya hingga malam hari, terutama saat Persib menggelar pertandingan.

“Kemungkinan kita akan maksimalkan nanti yang 149 ini, tidak sampai jam 22.00, tapi bisa ditambah jamnya,” ujarnya.

Erwan menegaskan, langkah tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan PT Persib atau panpel sebelum Pemprov Jabar menyurati Kementerian PU dan BPJT. 

Berita Lainnya

Rekomendasi