Kamis 09 Sep 2021 20:30 WIB

Dinkes Cianjur Targetkan Puskesmas Gencarkan Tes Antigen

Puskesmas diharuskan melakukan tes cepat antigen terhadap 270 orang setiap pekannya.

Dinkes Cianjur Targetkan Puskesmas Gencarkan Tes Antigen (ilustrasi).
Foto: Prayogi/Republika.
Dinkes Cianjur Targetkan Puskesmas Gencarkan Tes Antigen (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,CIANJUR -- Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, menargetkan puskesmas yang ada di wilayah tersebut, untuk gencar melakukan tes cepat antigen terhadap warga sebagai upaya menekan angka penularan COVID-19 yang terus menurun.

Sekretaris Dinkes Cianjur, dr Irvan Nur Fauzi mengatakan saat ini, pemerintah daerah terus menggencarkan vaksinasi COVID-19 sekaligus melakukan tracing, testing, tracking dengan mendatangi warga dari berbagai latar belakang profesi.

"Kami menganjurkan masing-masing puskesmas untuk melakukan tes cepat secara acak terhadap warga dari berbagai profesi yang ada di lingkungannya," kata Irvan, Kamis (9/9).

Masing-masing puskesmas diharuskan melakukan tes cepat antigen terhadap 270 orang setiap pekannya dan melakukan penelusuran cepat, ketika menemukan warga yang terpapar, sehingga penanganan cepat akan dilakukan agar tidak meluas.

 

Penelusuran melibatkan gugus tugas mulai dari kecamatan, desa hingga RT, sehingga setiap kasus dapat tertangani dengan cepat dan langkah cepat dalam penanganan dan penanggulangan dapat langsung dilakukan. "Kami berharap sesuai dengan keinginan Bupati Cianjur, pada evaluasi nasional, Cianjur masuk dalam PPKM level 1, sehingga berbagai kegiatan warga dapat dilakukan secara normal, namun dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru dan prokes ketat," katanya.

Sedangkan terkait vaksinasi, tambah dia, pihaknya menggebyarkan setiap minggu dengan melibatkan berbagai kalangan serta menambah lokasi vaksinasi masal di tingkat kecamatan sebagai upaya mendekatkan warga dalam menerima vaksinasi.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement