Jumat 26 Nov 2021 19:54 WIB

Lelaki di Tasikmalaya Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Awalnya korban berjalan di atas rel kereta api sambil memainkan ponselnya.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Muhammad Fakhruddin
Aparat kepolisian mengevakuasi korban tertabrak kereta di Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, tepatnya di KM 277 +9 pada Jumat (26/11).
Foto: Polres Tasikmalaya Kota.
Aparat kepolisian mengevakuasi korban tertabrak kereta di Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, tepatnya di KM 277 +9 pada Jumat (26/11).

REPUBLIKA.CO.ID,TASIKMALAYA -- Seorang lelaki tak dikenal diduga menabrakkan diri ke kereta yang melintas di Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, tepatnya di KM 277 +9 pada Jumat (26/11). Akibatnya, lelaki itu meninggal dunia.

Kapolsek Cibeureum, Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Yusuf Setyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut informasi dari sejumlah saksi, awalnya korban berjalan di atas rel kereta api sambil memainkan ponselnya.

Ketika itu, melintas KA Serayu relasi Pasar Senen-Kroya dari arah barat atau Tasikmalaya menuju arah timur atau Manonjaya. "Beberapa orang saksi telah memperingatkan korban untuk keluar dari rel karena kereta akan lewat. Namun korban tidak menghiraukannya," kata dia, Jumat.

Kapolsek mengatakan, kecepatan kereta telah dikurangi oleh masinis sambil membunyikan klakson berulang-ulang. Namun korban tetap terus berjalan di atas rel sejauh kurang lebih 30 meter.

 

Setelah itu, korban berbalik dan menghadang kereta. Akibatnya, korban tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih 12 meter.

"Korban meninggal dunia di tempat, mengalami patah tulang tangan, kaki dan kepala pecah. Untuk proses selanjutnya korban di bawa ke RSUD dr Soekardjo," kata Yusuf.

Menurut dia, tak ditemukan tanda identitas pada korban. Korban berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia 25 tahun.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement