Ahad 30 Jan 2022 08:47 WIB

Pemkot Bogor Terima Lahan PSU Untuk Rumah Tahfidz Quran

Lahan itu berada di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor i

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima penyerahan lahan fasilitas umum dari PT Sejahtera Eka Graha (SEG) sebagai kewajiban penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan dan permukuman kepada pemerintah daerah. Lahan di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini akan dibangun rumah tahfidz Quran dan Islamic Center.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, sesuai dengan Peraturan daerah Nomor 8 Tahun 2014, PT SEG selaku pengembang perumahan berkewajiban menyerahkan PSU-nya kepada pemerintah daerah. Lahan seluas 576 meter persegi ini nantinya akan dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Kautsar, dan akan dibangun rumah tahfidz Quran atau Islamic Center.

“Urusan pertanahan harus ada kejelasan agar saat ada perluasan pembangunan dari Al-Kautsar, paling tidak urusan teknisnya sudah selesai. Sehingga, Pemkot Bogor akan mendorong percepatan RTRW dan RDTR, guna mendukung pemanfaatan lahan milik Kementerian Keuangan yang dikelola PT SEG,” kata Dedie, Sabtu (29/1).

Dedie mengatakan, hal ini juga berhubungan dengan rencana pembangunan pusat pemerintahan baru Kota Bogor di Kelurahan Katulampa, yang menggunakan lahan hibah aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). “Kemudian masyarakat tumbuh berkembang ekonominya dan sarana prasarana yang perlu disiapkan. Akan kita siapkan,” tuturnya.

 

Berdasarkan hasil evaluasi saat ini, aset di kota Bogor bertambah menjadi Rp 25 triliun sebelumnya hanya Rp 8 triliun. “Jika ditambahkan dengan ini tentunya akan bertambah lagi aset yang ada. Ini merupakan satu hal yang positif untuk Kota Bogor,” ujar Dedie.

Direktur Utama PT. SEG, Oktia Hendra, menjelaskan sebagai pengembang, PT SEG menyerahkan fasilitas PSU kepada Pemkot Bogor terlebih dulu. Sesuai dengan ketentuan di Perda Nomor 8 Tahun 2014. Lahan ini diserahkan pada Jumat (28/1).

“Baru nanti pemanfaatannya dikelola oleh DKM Al-Kautsar. Rencana pembangunan rumah tahfidz Quran ini diinisiasi dari ide Pak Wakil Wali Kota saat berkunjung ke Kawasan Perumahan Danau Bogor Raya yang nantinya akan menjadi Bogor Heritage Ecopark,” ucapnya.

Ketua DKM Al-Kautsar, Mohamad Fadhil Hasan, menambahkan, lahan ini merupakan penyerahan fasilitas sosial ketiga yang diberikan PT SEG. Sebelumnya lahan seluas 400 meter persegi sudah diterima dan dibangun menjadi masjid.

Kedua, sambung dia, ada ruang serba guna dan klinik di lahan seluas 100 meter persegi. Ditambah lahan seluas 576 meter persegi yang akan dibangun rumah tahfidz Quran dan Islamic Center. Juga sebagai tempat pemberdayaan masyarakat dibidang ekonomi karna adanya koperasi dan zakat produktif.

“Dengan adanya tambahan lahan ini tentunya menjadi pelengkap dan akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk masyarakat di sekitar masjid, dan masyarakat umum,” ucap Fadhil.

 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement