REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- BUMD milik Jabar PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) melalui Divisi Pariwisata, melakukan pelepasan jamaah umrah perdana pada Selasa (15/03) di Grand Hotel Preanger Bandung. Pada keberangkatan umrah perdana ini, Jaswita Jabar memberangkatkan 15 orang jamaah dan dipimpin oleh Ustaz Endang Jalil yang merupakan pendamping umrah berpengalaman dari Jaswita Jabar.
Pelepasan jamaah umrah perdana tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Jaswita Jabar Deni Nurdyana Hadimin, didampingi Direktur Keuangan dan SDM Shobirin F Hamid dan Pimpinan Divisi Pariwisata Jaswita Jabar Benny Adrian.
Pelepasan jamaah umrah perdana Jaswita Jabar ini merupakan agenda yang tertunda sejak tahun 2020 karena pandemi Covid 19. Sehingga, menyebabkan ratusan jamaah yang sudah mendaftar membatalkan keberangkanan umrah. Apalagi, pemerintah kerajaan Arab Saudi juga melakukan beragam pembatasan sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid 19 di tanah suci.
"Alhamdulillah, dalam perjalanannya pemerintah kerajaan Arab Saudi mulai melonggarkan peraturan penyelenggaraan ibadah umrah, dan terakhir mengumumkan mencabut aturan wajib vaksinasi bagi jamaah, dengan tidak lagi mensyaratkan test antigen dan PCR serta physical distancing antara jamaah," ujar Direktur Utama Jaswita Jabar, Deni Nurdyana Hadimin dalam siaran persnya, Rabu (16/3).
Pemerintah Indonesia juga, kata dia, telah mengubah aturan karantina perjalanan luar negeri. Melalui peraturan baru ini, setiap jamaah Umrah cukup melakukan karantina selama satu hari saat kepulangan ke Indonesia mengaku bersyukur dengan pelepasaan jamaah umrah perdana Jaswita Jabar ini.
“Tentunya pelepasan jamaah perdana Jaswita Jabar ini merupakan sebuah kebahagian dan kami bersyukur, karena selama dua tahun kami harus menunggu dan alhamdulillah pada hari ini, moment pelepasan jamaah umrah perdana ini bisa terlaksana,” katanya.
Sebagai penyelenggaraan layanan jamaah haji dan umrah, kata dia, Jaswita Jabar melalui Divisi Pariwisata berusaha memberikan pelayanan paripurna kepada seluruh jamaah. Di antaranya dengan menyediakan fasilitas bus yang mewah, desain seragam umrah yang dikenakan para jamaah yang didesain dengan elegan, serta beragam fasilitas yang diterima sejak keberangkatan, saat jamaah berada di tanah suci, hingga saat kembali ke Indonesia.
Di Makkah, kata dia, jamaah umrah Jaswita menginap di Ajyad Makarim Hotel yang merupakan hotel bintang 4, di Madinah Hotel yang digunakan adalah Hotel Royal In Nozil yang juga hotel bintang 4 dan saat karantina, Jamaah akan menginap di Oakwood apartemen yang juga merupakan fasilitas akomodasi bintang 4.
Layanan umrah Jaswita Jabar, kata dia, bisa terselenggara, karena Jaswita sudah sudah memiliki izin umrah dengan nomor PPIU: U.214 Tahun 2021.