Ahad 12 Jun 2022 12:39 WIB

Aplikasi Transporatsi Daring Lokal Siap Bersaing di Sukabumi

Aplikasi transportasi daring ini dibuat anak daerah putra Jawa Barat.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Fakhruddin
Aplikasi transportasi daring lokal, Ngojeg diluncurkan di Kota Sukabumi, Sabtu (11/6/2022)
Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Aplikasi transportasi daring lokal, Ngojeg diluncurkan di Kota Sukabumi, Sabtu (11/6/2022)

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Keberadaan transportasi daring di Kota Sukabumi kini bertambah banyak. Sehingga warga akan memiliki beberapa pilihan dalam menggunakan transportasi daring atau online.

Terbaru di Kota Sukabumi diluncurkan aplikasi transportasi daring lokal Ngojeg pada Sabtu (11/6/2022). Peluncuran aplikasi tersebut di Kedai Coffee 35 Jalan Suryakencana nomor 101, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Baca Juga

''Aplikasi transportasi daring ini dibuat anak daerah putra Jawa Barat dan berharap bisa disukseskan,'' ujar CEO Ngojek Sukabumi Rangga kepada wartawan, Sabtu. Di mana aplikasi ini siap bersaing dengan yang sudah ada sebelumnya.

Rangga menuturkan, aplikasi Ngojeg memberikan layanan transportasi online, pengiriman barang, pesan antar makanan, dan belanja kebutuhan sehari-hari. Namun kata Rangga, aplikasi Ngojeg ini mempunyai beberapa kelebihan baik untuk pengemudi maupun konsumen. Misalnya untuk pengemudi atau driver yakni dua pertama tidak ada potongan dan ongkosnya kompetitif.

 

Selain itu kata Rangga, ada promo buat konsumen terutama bagi pelajar dan ibu-ibu yang ke pasar dan ini menjadi pembeda. Selanjutnya setiap bulam buat mitra ada atribut, aksesoris voucer atau hadiah uang tunai.

Rangga menuturkan, dalam satu tahun sekali pengemudi terbaik akan diberikan hadiah liburan ke Yogyakarta dan Bali. Selain itu untuk konsume top order paling tinggi dalam setahun langsung ke Yogyakarta dan Bali dengan diberikan akomodasi, hotel, dan uang saku.

''Harapannya Ngojeg jadi transportasi online yang pelayananng diutamakan,'' kata Rangga. Saat ini mitra yang terdaftar sebanyak 100 orang.

Intinya lanjut Rangga, aplikasi ini karya putra daerah dan mempunyai kualitas nasional. '' Aplikasi sama tapi dibuat hasil putra Jabar dan sudah sepantasnya support,'' ungkap dia.

Founder Ngojeg Andri menambahkan, keberadaan Ngojeg ini sudah ada di Cianjur Tasikmalaya, Purwakarta, dan kini Sukabumi. Di mana pembuatan aplikasi ini memanfaatkan sumber daya manusia orang sunda dan Jabar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement